Berita

Lanud Palembang Sosialisasi Tentang Pencegahan & Penanggulangan Kebakaran

Dibaca: 6 Oleh 05 Agu 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Untuk mencegah dan mengatasi kebakaran di lingkungan kerja maupun tempat tinggal semata-mata bukanlah hanya tanggung jawab dari kedinasan yang membidangi, melainkan merupakan tanggung-jawab bersama untuk ikut serta dalam upaya mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran terutama di lingkungan kerja atau di rumah tinggal masing-masing. Oleh karena itu kita semua harus membiasakan selalu memeriksa peralatan listrik serta hal-hal yang dapat menimbulkan kebakaran baik di lingkungan kerja atau tempat tinggal.

Untuk pencegahannya maka langkah-langkah yang perlu diperhatikan diantaranya adalah dengan memperbaiki setiap sambungan kabel listrik yang longgar, karena sambungan yang longgar dapat menyebabkan kabel menjadi panas dan kemudian akan terbakar. Menghindarkan penggunaan instalasi atau kabel yang tidak standar. Menyesuaikan besarnya ukuran kabel dengan kebutuhan termasuk besarnya arus yang akan digunakan. Menghindari penggunaan steker yang bertumpuk. Bagi yang menggunakan kompor gas, bila tercium bau gas yang bocor atasilah dengan cara mencabut regulator gas dari tabung, segera buka semua jendela atau pintu agar gas yang bocor di ruangan dapat keluar dan jangan coba-coba menghidupkan atau mematikan lampu atau peralatan listrik yang terpasang karena dapar menyebabkan terjadinya percikan api dan dapat langsung menyambar ke gas yang sudah ada dalam ruangan akibat kebocoran. Bila lampu di sekitar kompor gas sedang menyala jangan matikan lampu listrik dan bila lampu memang sedang mati jangan menghidupkannya. Tidak membiarkan lilin atau lampu minyak tetap menyala pada saat akan pergi keluar rumah dan jangan letakkan lilin di atas benda yang mudah terbakar. Awasi penggunaan peralatan listrik tidak disarankan menggunakan arus listrik terlalu berlebihan, misalnya mengambil arus dari 1 titik atau penggunaan steker yang bertumpuk. Bila masih menggunakan kompor minyak tanah tidak dibenarkan menambah minyak saat kompor dalam kondisi menyala. Isilah minyak genset pada saat hari masih terang (pagi/siang atau sore hari) agar lebih mudah dipantau bila terjadi tumpahan pada mesin atau di lantai saat mengisi BBM karena tumpahan BBM pada mesin Genset dapat membahayakan bila Genset dihidupkan kemungkinan besar ada percikan api dari busy mesin yang menyebabkan tiba-tiba terjadi kebakaran. Sebaiknya menyiapkan lampu emergency di rumah daripada menggunakan lilin atau lampu minyak. Jangan biasakan menggunakan Laptop di atas kasur atau tempat tidur karena Laptop akan panas karena hawa panas dari kipas pendinginnya tidak keluar dan rawan sekali terjadi kebakaran terutama pada saat anda tinggalkan atau anda sendiri tertidur. Khusus bagi para perokok agar tidak meninggalkan puntung rokok baik di asbak atau meletakkan dan membuang puntung rokok sembarangan sebelum dipastikan bahwa puntung rokok telah benar-benar mati. Awasi penggunaan obat nyamuk bakar, jangan terlalu dekat dengan tempat tidur atau di bawah gantungan baju karena bisa saja sewaktu-waktu baju yang anda gantungkan terjatuh ke obat nyamuk bakar. Siapkan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang siap-pakai di lingkungan kerja atau di rumah dan gunakan bila sewaktu-waktu diperlukkan untuk memadamkan api. Selalu waspada dengan lingkungan sekitar. Periksa semua peralatan pendukung untuk pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di lingkungan kerja maupun rumah tinggal seperti APAR, Hidran Kebakaran, Alat Pendeteksi Kebakaran dan Alarm Kebakaran yang ada, bila bangunan belum memiliki sarana prasarana sebaimana di atas disarankan agar segera melengkapinya sesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Jangan membakar sampah di tengah terik matahari atau pada saat angin kencang lebih-lebih pada musim kemarau.

Baca juga:  KUNJUNGAN PASIS SESKOAU DI LANUD ABD

Lantas apa yang harus dilakukan apabila kebakaran terjadi ? Meskipun hal demikian tidak pernah kita inginkan, namun apabila itu terjadi maka penanggulangannya /tindakan yang kita lakukan adalah dengan mengusahakan memadamkan api sebisa mungkin. Apabila yang terbakar adalah kompor maka segera padamkan dengan menggunakan kain atau goni yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Jangan sekali-kali menyiramkan air ke kompor yang sedang terbakar karena api akan membesar secara tiba-tiba dan sangat membahayakan diri. Bila yang terbakar adalah peralatan listrik, segera putuskan aliran listrik secepatnya dan padamkan apinya dengan menggunakan bahan yang tidak menghantar arus listrik seperti APAR jenis Powder, atau CO2, tapi bila listrik memang benar-benar sudah tidak berarus lagi barulah dapat dipadamkan dengan manggunakan air. Bila ternyata api tidak mampu dipadamkan, utamakan keselamatan diri dan orang-orang yang ada di dalam gedung/bangunan. Kemudian segeralah minta bantuan kepada masyarakat sekitar dan segera menghubungi dinas pemadam kebakaran setempat dengan memberikan informasi yang jelas dan lengkap seperti apa yang terbakar dan dimana lokasinya. Bila yang terbakar adalah di lingkungan kerja, segera berikan tanda atau tekan tombol alarm kebakaran agar semua penghuni dan petugas di gedung datang membantu. Bila terkurung asap, usahakan segera keluar dengan cara merangkak untuk menghindarkan asap. Hindarilah untuk berlindung di kamar mandi atau toilet karena tempat itu tidak aman untuk lokasi berlindung. Siapkan jalur alternatif untuk menyelamatkan diri dan dapat digunakan untuk menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Bila pada bangunan terdapat jeruji atau teralis, usahakan agar jeruji atau teralis tersebut dapat dibuka dari dalam (tidak dilas mati) agar lebih mudah digunakan untuk menyelamatkan diri. Jika mengalami luka akibat terbakar, secepatnya dinginkan dengan air yang dingin atau es dan dapat juga disirami dengan air mengalir lalu kemudian olesi dengan obat luka bakar, hindarilah menggunakan pasta gigi dan bila luka bajkar cukup parah segera minta bantuan tim medis atau dokter untuk dibawa ke rumah sakit.

Baca juga:  ANJANGSANA KETUA PPAU CABANG 11 KALIJATI KE LANUD SURYADARMA

Demikian diantaranya disampaikan pada sosialisasi tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran disampaikan oleh Ps.Kasubsibaseresque Sibaseops Lanud Palembang, Letda Lek Purwanto seusai apel pagi diikuti para Kadis, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS, Jumat (5/8). Selesai sosialisasi dilanjutkan dengan praktek penindakan pemadaman api didampingi personel yang membidangi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel