TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Lanud Rsn Bebaskan Tanah Pencadangan Untuk Pembangunan Rumah Sakit

By 12 Jan 2017 Berita
2015-06-02_00002

Dengan meningkatnya status Lanud Rsn dari tipe B menjadi tipe A, pengembangan Lanud akan terus dilakukan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada. Salah satunya dengan rencana pembangunan Rumah Sakit TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan tak hanya keluarga besar Lanud Rsn saja namun juga oleh seluruh masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan oleh Lanud Rsn bersama jajaran pemda, warga pun menanggapi positif serta memberikan dukungannya terhadap program ini. Dibuktikan dengan telah dibebaskannya lahan warga tanpa ada kendala ataupun masalah, yang ditandai dengan acara penandatanganan penggantian tanah dan penyerahan sertifikat tanah warga kepada Lanud Rsn di Ruang Arjuna Lanud Rsn, Kamis (5/1).

Pada tahap pertama, lebih dari 8000 meter persegi lahan warga yang berada di tanah pencadangan dapat dibebaskan, dan rencananya sisa lahan dari total 2 hektare yang dibutuhkan akan dibebaskan pada tahap berikutnya.

Nantinya rumah sakit yang akan memiliki tiga lantai dan mampu menampung sampai 150 pasien rawat inap ini akan berlokasi di sekitar pos jaga Lanud yang berada di persimpangan jalan Rambutan dan jalan Adisucipto sehingga masyarakat umum dapat lebih mudah mengaksesnya.

Terlaksananya pembebasan tanah warga ini tidaklah terjadi begitu saja, namun telah melalui proses yang dilakukan oleh Lanud Rsn sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

Melalui koordinasi dengan pihak pemerintah kota Pekanbaru dan provinsi Riau, Lanud Rsn terus mensosialisasikan bahwa TNI AU memiliki rencana untuk meningkatkan status rumah sakitnya dengan membangun sebuah rumah sakit yang letaknya lebih strategis dan berdekatan dengan lingkungan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Lanud Rsn dan warga masyarakat sekitarnya.

Dan program ini pun mendapat dukungan dari pemko Pekanbaru dan pemprov Riau. Dukungan dari pemprov Riau diwujudkan dengan memberikan dana bantuan APBD sebesar Rp. 8,8 miliar yang diperuntukkan bagi pembebasan tanah warga yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit Lanud Rsn.

Hal ini segera ditindaklanjuti oleh Lanud Rsn dengan melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada warga yang tanahnya akan dibebaskan walaupun dalam waktu yang singkat yaitu selama kurang lebih satu bulan, dengan tetap dengan mengedepankan prinsip transparan dan akuntabel sehingga semuanya dapat dipertanggungjawabkan.

Mengenai penentuan besarnya penggantian dana yang akan diterima oleh warga, disiapkan sebuah tim tersendiri, yaitu tim appraisal atau tim penilai independen yang bekerja tanpa campur tangan dari pihak manapun untuk menentukan berapa besarnya penggantian yang akan diterima oleh warga.

Dalam kesempatan ini Danlanud Rsn menyampaikan ucapan terima kasihnya atas seluruh kesadaran dan partisipasi baik dari pihak warga, aparat daerah serta seluruh pihak yang telah membantu dalam kelancaran proses pembebasan tanah ini.

Sementara itu Camat Marpoyan Damai Fiora Helmi, mengatakan bahwa keberadaan Lanud Rsn sangatlah penting, tak hanya bagi kota Pekanbaru tetapi juga bagi masyarakat Riau, yang akan selalu profesional dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga kedaulatan udara NKRI.

“Untuk itu, kami memberikan dukungan terhadap program pembangunan Rumah Sakit di Lanud Rsn, karena selain dapat memberikan manfaat pelayanan kesehatan yang manfaatnya tak hanya dirasakan oleh warga Lanud namun juga disekitarnya”, tambahnya.

Lebih lanjut juga dikatakannya bahwa pembangunan Rumah Sakit ini nantinya juga akan dapat berkontribusi terhadap pembangunan kota Pekanbaru sehingga dapat mendukung keberadaan kota Pekanbaru menjadi kota Metropolitan Smart yang Madani.

Drs. Raja Iswanto, yang mewakili Kasatpol PP provinsi Riau mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Lanud Rsn merupakan sebuah hal yang baik, dan memberikan apresiasinya.

“Ditambah lagi seluruh proses ini dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, juga transparan dan akuntabel”, tambahnya.

Terlaksananya kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya sadar dan mengerti bahwa mereka tinggal di area tanah pencadangan TNI AU, sehingga mereka juga mendukung rencana pengembangan Lanud Rsn, yang salah satunya adalah dengan membangun Rumah Sakit.

Di akhir kegiatan dilaksanakan penandatanganan penerimaaan penggantian tanah dan penyerahan sertifikat secara simbolis dari warga kepada Lanud Rsn.

Selain pihak Lanud dan perwakilan warga, turut hadir dalam acara ini Lurah Maharatu, Camat Marpoyan Damai, staf Satpol PP dan staf BPN Kota Pekanbaru, tim Appraisal serta pejabat Notaris.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Lanud Rsn Bebaskan Tanah Pencadangan Untuk Pembangunan Rumah Sakit