Berita

Lanud SIM Gandeng KPP Pratama Aceh Besar Sosialisasikan E-Filling

Dibaca: 44 Oleh 21 Mar 2019Tidak ada komentar
Lanud SIM Gandeng KPP Pratama Aceh Besar Sosialisasikan E-Filling
#TNIAU 

TNI AU.  Bertempat di VIP Room, Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) gandeng Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Aceh Besar sosialisasikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak melalui sistem e-filling. Rabu (20/3). Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos., yang menghadiri acara tersebut mengatakan informasi mengenai SPT pajak dirasa belum seluruh personelnya mengetahui bagaimana cara mengisinya, kepentingannya untuk apa dan adakah sanksi jika tidak melaporkan.

Untuk itu, katanya, kedatangan Kasi Pengawasan dan Konsultasi KPP Pratama Aceh Besar Ibu Rahmawati beserta tim sosialisasi sangat membantu Lanud Sultan Iskandar Muda sebagai wajib pajak agar taat pajak terutama mengenai e-filling. “Mari kita cermati agar tidak salah dalam mengisi data dan tetap berkoordinasi dengan staf terkait agar seluruh personel menyelesaikan pengisian data tersebut,” katanya.

Sebagai warga Negara yang baik, kata Ibu Rahmawati, wajib pajak memiliki kewajiban pembayaran dan pelaporan pajak. “Umumnya pajak adalah penerimaan Negara dari kita dan untuk kita sebagai warga Negara Indonesia,” ujarnya. Untuk wilayah perkantoran, wajib pajak yang memiliki NPWP pelaporannya dilakukan setiap bulan oleh badan atau kantor masing-masing, sedangkan untuk wajib pajak tetap melaporkan SPT Pajak satu tahun sekali dimana batas akhir pelaporan tertanggal 31 Maret setiap tahunnya.

Baca juga:  Latihan Perorangan Kipan C Yonko 466 Paskhas Kupang

Bagaimana cara pelaporannya, lanjutnya, kali ini dimudahkan dengan e-filling tanpa harus datang ke kantor pajak dan mengantri panjang. “Cukup membuka website dpjonline.pajak.co.id yang lebih mudah, cepat dan aman tanpa perlu mengantri panjang,” jelasnya. Hal senada disampaikan Bapak Aulia Rahmat bahwa e-filling sebagai suatu kewajiban wajib pajak berdasarkan surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8 tahun 2015 tentang kewajiban penyampaian surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi oleh Aparatur Sipil Negara/anggota TNI/Polri melalui e-filling.

Menurutnya panduan umum tentang e-filling antara lain siapkan dokumen pendukung, buka dpjonline.pajak.co.id dan masukan NPWP juga password, pilih layanan e-filling, buat SPT sesuai panduan berdasarkan pertanyaan yang tertera. “Jika SPT sudah terisi, maka akan muncul kode verifikasi yang terkirim ke email bapak/ibu sekalian, kemudian masukan kode tersebut dan klik kirim SPT,” katanya sambil menunjuk ke layar slide.

SPT yang telah diisi dan dikirim, katanya, akan terverifikasi dan bukti penerimaan elektronik akan dikirim ke email wajib pajak. Mengenai sanksi, katanya, berdasarkan UU No. 28 tahun 2017 perubahan ketiga atas UU No. 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan maka ditetapkan sanksi yang terlambat atau tidak melapor SPT Pajak yaitu seorang wajib pajak dikenakan denda sebesar Rp. 100.000,-. “Tidak besar, tetapi apakah kita mau kalau ditagih padahal cara mengisinya cukup mudah,” katanya tersenyum.

Baca juga:  Anggota Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma Ikuti ceramah HIV/AIDS

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel