Berita

Lanud SIM Peringati Nuzulul Quran

Dibaca: 1 Oleh 08 Agu 2012Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Lanud Sultan Iskandar Muda, Selasa (7/8) malam memperingati Nuzulul Quran dan buka puasa bersama yang dihadiri masyarakat Kecamatan Blang Bintang, Anggota DPRK Aceh,DPRD Aceh Besar, Karyawan Angkaa Pura II, Gapura Angkasa, Panti Asuhan Nurul Huda, Fajar Hidayah, Keluarga besar Alm Sersan Udara Maimun Saleh,dan Keluarga Besar Lanud Sultan Iskandar Muda, kegiatan berlangsung di Mesjid Al Muhajirin Lanud SIM.

Komadan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Supri Abu, SH,. MH dalam sambutannya, Alhamdulillah, Terimakasih kepada seluruh undangan yang telah menghadiri acara buka puasa bersama ini dan selesai shalat Isya akan dilanjut peringatan Nuzulul Quran, di bulan Ramadhan ini saya mengajak kepada seluruh anggota Lanud SIM serta keluarga dan undangan yang hadir di mesjid Al Muhajirin ini untuk benar benar melaksanakan puasa, shalat wajib dan sunnah, memperbanyak amalan amalan dan membaca Al Quran.Mudah mudahan dosa kita tahun kemarin dan tahun yang akan datang dihapus Allah SWT.Amin,tambah Danlanud saat menunggu beduk buka puasa di mesjid Al Muhajirin.

Setelah Shalat Magrib di Mesjid Al Muhajirin kegiatan dilanjutkan makan malam bersama tamu undangan dan warga Lanud SIM di kediaman Danlanud SIM,dilanjutkan shalat Isya dan Tarawih dilanjutkan mengikuti ceramah Nuzulul Quran di Mesjid Al Muhajirin, Lanud Sultan Iskandar Muda.

Teungku Umar Ismail dalam ceramahnya menyampaikan tentang proses diturunkannya kitab Suci Alquran oleh Allah SWT dan menambahkan penjelasan memelihara iman yang lebih penting dari pada memelihara tubuh, ada Tujuh persoalan bila tidak diikuti tujuh perkara.Yang pertama, Tidak ada kebaikan Shalat bila tidak dikerjakan dengan Khusuk, Dua, Tidak ada syah Puasa tanpa menjaga puasa itu sendiri, tiga, Tidak ada kebaikan membaca Alquran tanpa memahami maknanya, empat, Tidak ada kebaikan dalam Harta tanpa mengeluarkan Sadaqah, lima, Tidak ada kebaikan ilmu tanpa dibagikan, enam, Tidak ada kebaikan Persaudaraan bila tidak saling menjaga rasa persaudaraan, tujuh, Tidak ada kebaikan dalam ibadah kecuali dilaksanakan dengan Ikhlas.Teungku Umar Ismail juga mengajak kepada seluruh jamaah shalat Tarawih agar mengamalkan dari tujuh persoalan bila tidak diikutin tujuh perkara.

Baca juga:  BAKSOS DALAM RANGKA HARI BHAKTI TNI AU DI SURABAYA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel