Berita

Lanud Sim Semarakan Pameran Alutsista

Dibaca: 5 Oleh 04 Okt 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Dua patung peraga berpakaian PDL Swa Buwana Paksa dan Overall Penerbang berdiri tepat di depan stand pameran Lanud Sultan Iskandar Muda sebagai sambutan bagi pengunjung yang datang ke Pameran Alutsista dalam rangka HUT TNI Ke-72 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (2/10).

Pengunjung yang datang langsung berswafoto dengan patung peraga dalam berbagai gaya dan sesekali menggunakan berbagai senjata yang terpajang di stand pameran antara lain SMR Minimi, Senapan Serbu SSR 2 V 4, Senapan Serbu SS 1, senapan mesin berat jenis Browning, senapan mesin regu jenis Minimi 5,56 mm dan Minimi 7,62 mm, senapan runduk anti material jenis Arctic Warfare 50, senapan serbu atau SS 77, General Purpose Machine Gun jenis M-60. “Tidak jarang mereka (pengunjung) juga menggenakan helm dan rompi anti peluru saat berfoto,” ujar Kasibinpotdirga Lanud Sultan Iskandar Muda Kapten Tek Martono saat menjaga stand.

Selain berbagi jenis senapan, terdapat juga atribut Paskhas, peralatan search and rescue dan simulator pro flight. Sedangkan di luar stand terparkir beberapa kendaraan yang biasa digunakan dalam mendukung operasi penerbangan seperti VCP (Vehicle Control Post) merupakan kendaraan yang dilengkapi alat komunikasi dan sarana penerbangan yang mampu mengarahkan dan memberi informasi penerbangan (koordinat lapangan, cuaca, rintangan lapangan yang akan didarati serta menentukan titik terjun) ke pesawat, sehingga penerbangan tersebut aman dan lancar, MCP (Mobile Control Post) merupakan kendaraan yang dilengkapi alat komunikasi dan peralatan rescue untuk memberikan pertolongan apabila terjadi accident pesawat di suatu aerodrome, Towing Car merupakan kendaraan yang dapat mendorong dan menarik pesawat di area tertentu dan Ground Power Unit adalah pembangkit daya di luar pesawat yang berfungsi menghasilkan arus listrik sesuai spesifikasi pesawat.

Baca juga:  Gubernur AAU Pimpin Apel Khusus di AAU

Rencananya stand pameran bertemakan “Bersama Rakyat TNI Kuat” yang diikuti instansi TNI/Polri ini akan berlangsung hingga 5 Oktober mendatang sebagai bentuk pengenalan alat utama sistem pertahanan kepada masyarakat Aceh sehingga lebih dekat, lebih kenal dan mampu bersinergi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel