Berita

Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin Gelar Kejuaraan Terbuka Aeromodeling Se-Kalimantan Selatan

Dibaca: 15 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

BANJARBARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi TNI Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) yang ke 64. Komandan Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor Letkol Pnb Singgih Hadi (4/3) sekitar pukul 10.00 membuka kejuaraan terbuka Aeromodeling di Lapangan Sepakbola Dirgantara depan Rumah Sakit TNI AU Sjamsudin Noor. Kejuaraan yang diikuti oleh 25 orang peserta ini memperebutkan tropy tetap dari TNI AU. Menurut Komandan Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor Letkol Pnb Singgih Hadi, kejuaraan terbuka Aeromodeling ini mempertandingan tiga kelas, yakni kelas Limbo, kelas Combat serta kelas Pylon Racing. Ketiga kelas ini, dilombakan karena memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

 

Untuk kelas Limbo mempergunakan pesawat Wing Dragon (WD), sebelum menerbangkan pesawat, peserta terlebih dahulu diberikan waktu lima menit untuk memprakondisikan penerbangan. Setelah mendapatkan waktu lima menit, penerbangan langsung mendapatkan penilaian dari juri. Sisi penilaian yang akan diambil adalah keberhasilan peserta dalam menerbangkan pesawat untuk melewati gawang yang dibuat setinggi delapan meter.

 

Baca juga:  Kasievalamja : Keselamatan Tugas, Latihan dan Kerja Menjadi Perhatian Yang Utama

Pada kelas Combat, dalam lima menit dua orang peserta akan melakukan penerbangan dua pesawat sekaligus. Sedangkan pesawat yang dipergunakan adalah Wing Dragon, hanya saja pada kelas ini WD harus membawa stramer. Di udara kedua pesawat ini akan saling menyerang, untuk memotong stramer yang dibawa pesawat musuh. Jika stramer yang dibawa masih utuh atau hanya sedikit robeknya, maka pesawat tersebut dinyatakan menang. Tapi, jika terjadi tabrakan, maka si penabrak akan kena diskualifikasi. “Di kelas Combat, peserta harus lebih piawai dalam memainkan control yang ada ditangan, karena pada kelas Combat akan memperagakan gerakan tempur,” ujarnya. Ditambahkannya, pada kelas Pylon Racing para peserta juga diberi waktu selama lima menit, pesawat yang digunakan adalah Wing Dragon dan Helly serta Jet. Dalam lomba ini semua pesawat yang dipergunakan harus melewati tiang yang dipasang. Jika tidak melewati tiang maka point yang didapat akan dikurangi satu.

 

Pada Perlombaan ini Kategori Kelas Combat Juara 1 diraih oleh Teddy, Juara 2 Sudjai, Juara 3 Saiful. Untuk Kelas Limbo Juara 1 diraih oleh H. Ade, Juara 2 Surya, Juara 3 Abdul Majid dan untuk Kelas Pylon Racing Juara 1 diraih oleh Akbar, Juara 2 H Ade dan Juara 3 Wawan.

Baca juga:  Komandan Lanud Singkawang II Pimpin Lat Patroli Kamhanlan

 

“Kita mengharapkan dengan lomba ini, olahraga Kedirgantaraan Aeromediling ini dapat lebih merakyat,” ujar Lettu Lek Azhar Zainal E.B A,Md yang juga panitia pelaksana kegiatan sekaligus Wasit dalam pertandingan Aeromodelling ini.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel