Berita

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Latihan Hanlan Dan Menembak Di Awr Maluka Baulin

Dibaca: 4 Oleh 11 Jun 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Berdasarkan informasi dari perwira jaga yang berada dan berjaga di wilayah areal lahan milik TNI AU, AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin ada sekelompok pemberontak yang akan berusaha menguasai dan menggeser patok-patok asset milik TNI AU tersebut, Kamis, (11/6). Bergegas seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor dibawah kendali Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Erwin Sugiandi mengatur strategi guna mempertahankan asset tersebut dan langsung menuju ke areal tersebut untuk segera “Menyisir” patok-patok yang akan digeser oleh sekelompok orang-orang tersebut.

Dalam proses penyergapan dan penyisiran para pemberontak diareal tersebut, pasukan militer Lanud SAM terbagi menjadi 3 regu, regu pertama masuk dan menyisir melalui wilayah timur dan regu kedua masuk melalui wilayah utara dan regu ketiga masuk melalui wilayah barat. Tidak menunggu waktu lama, seketika mungkin asset tersebut dapat dikuasai dan para pemberontak dapat pula dilumpuhkan.

Yaa,,, kegiatan tersebut merupakan bagian dari skenario yang dibuat dalam kegiatan Latihan Hanlan (Pertahanan Pangkalan) yang dilaksanakan oleh seluruh anggota militer Lanud Sjamsudin Noor. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin sekaligus guna mengasah keahlian para masing-masing anggota Lanud SAM dalam melaksanakan Pertahanan Pangkalan baik Pangkalan Udara maupun upaya Pertahanan Asset.

Baca juga:  TNI AU Gelar Doa Bersama 171717 di Medan

Kegiatan Hanlan kali ini sengaja memilih tempat di wilayah AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin yang seluas 996 Ha sekaligus guna melakukan patroli rutin dan pengamanan asset yang dimiliki oleh TNI AU tersebut. “Kegiatan latihan Hanlan sekaligus menembak ini dilaksanakan dengan tujuan untuk me-Refresh kembali serta melatih kemampuan anggota Lanud SAM dalam hal taktik tempur, hal ini juga dimaksudkan untuk lebih menanamkan jiwa kemiliteran pada setiap diri anggota, khususnya Lanud Sjamsudin Noor”, ucap Danlanud.

AWR Dwi Harmono merupakan salah satu lahan yang pernah dilakukan latihan penembakan dari udara ke darat. Dalam sejarahnya Lapangan tembak dari udara ke darat Maluka Baulin merupakan bekas lapangan terbang masa pendudukan Jepang dengan keadaan landasan berumput dan dasar tanah berkerikil serta dikelilingi lubang-lubang bekas bom. Kegiatan tersebut diakhiri dengan kegiatan menembak laras panjang bagi seluruh anggota militer Lanud SAM di Lapangan Tembak AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel