Berita

LANUD SJAMSUDIN NOOR WASPADAI POTENSI LUAR BIASA CACAR AIR

Dibaca: 11 Oleh 16 Nov 2011Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Kepala rumah sakit Sjamsudin Noor dr. Aries Alpendri Sp Bu melalui dr. Dewi Haryanthi melaksanakan sosialisasi tentang penyakit cacar air kepada seluruh anggota Lanud Samudin Noor bertempat di lapangan apel Lanud Sjamsudin Noor Selasa, (15/11).

dr. Dewi Haryanthi yang menjabat sebagai Pengatur Dokter Rumah sakit TNI AU Sjamsudin Noor menjelaskan bahwa berdasarkan telegram Kadiskesau No / T/443/2011 yang berisi perintah untuk mewaspadai potensi kejadian luar biasa penyakit menular akibat Virus secara Air Borne kususnya Cacar Air. Untuk itu dr Dewi memberikan sosialisasi kepada seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor tentang penyakit cacar air dan pencegahan serta tindakan pengobatanya apabila terjangkit penyakit cacar air tersebut.

Didepan seluruh perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Lanud Sam dr. Dewi menjelaskan bahwa penyakit cacar air adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus Varicella Zoosteer. Penyakit tersebut bisa menyerang kepada anak-anak pada usia antara 2 sampai 6 tahun, tapi juga bisa menyerang pada usia dewasa. Penyakit cacar tersebut adalah penyakit menular, penyebaranya melalui ludah penderita bisa lewat batuk dan bersin. Gejala yang timbul bila terkena cacar air adalah : demam tidak begitu tinggi, pilek, cepat letih/lesu, dan pada kasus berat akan terjadi sakit kepala dan nyeri persendian, ada bintik-bintik merah yang muncul pada badan, tangan dan kaki yang selanjutnya melepuh dan menjadi kering. Pada usia dewasa yang terkena cacar air akan mengalami gejala yang lebih berat yaitu nyeri persendian dan sakit kepala hebat dan bisa mengakibatkan komplikasi : Pneumonia, Radang Jantung, Hati, Mata dan vatalnya adalah inveksi 0tak.

Baca juga:  IBU TARUNA AAU BEKALI 104 CAPAJA

Tindakan apabila sudah terkena penyakit cacar tersebut harus berobat ke Dokter untuk diberikan anti Virus. Bila sudah terjangkit cacar air harus diisolasi guna mencegah penularan. Masa rehabilitasi penyakit cacar air tersebut antara 7 sampai 10 hari.

Tindakan pencegahan terhadap cacar air bisa dilakukan dengan memberikan Vaksinasi kepada anak-anak pada usia 12 sampai 18 bulan dengan Vaksin ulang satu kali. yang bisa didapat di Posyandu, Puskesmas dan Rumah sakit.

dr. Dewi Mengatakan sosialisasi tentang Cacar Air tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kadiskesau dan program kerja Rumah sakit Lanud Sjamsudin Noor untuk membina dan mewujudkan keluarga besar Lanud Sjamsudin Noor yang sehat dan sejahtera guna menunjang tugas-tugas sebagai prajurit TNI AU sesuai tuntutan Profesionalitas.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel