Berita

Lanud Sultan Hasanuddin Laksanakan Latihan Survival

Dibaca: 15 Oleh 14 Feb 2017Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Hasanuddin melaksanakan latihan survival dasar “Rajawali Prayudha Pakca” tahun 2017 dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 10 dan 11 Februari, dengan melibatkan 194 prajurit TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin.

Latihan survival merupakan salah satu bagian pembinaan prajurit khususnya awak pesawat jika mengalami crash landing khususnya di daerah operasi baik di darat maupun di perairan. Oleh karenanya disinilah dibutuhkan latihan survival atau mempertahankan hidup dengan aman hingga adanya pertolongan khususnya bagi para awak pesawat. Disinilah betapa pentingnya latihan survival di Lanud Sultan Hasanuddin, karena Lanud Sultan Hasanuddin merupakan pangkalan operasi yang selalu siap melaksanakan tugas dalam mendukung operasi penerbangan

“Latihan survival dasar yang diselenggarakan setiap tahun merupakan bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia khususnya awak pesawat menuju profesionalisme dalam menghadapi situasi darurat, dan merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki dan melekat dalam setiap diri prajurit TNI AU yang sedang melaksanakan tugas operasi”. Demikian sambutan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Bowo Budiarto, S.E. yang dibacakan Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S.Sos. pada upacara pembukaan Latihan Survival Dasar Tahun Anggaran 2017 di Appron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, Jumat (10/2).

Baca juga:  NAKES Lanud Maimun Saleh Kembali Sambangi Cafe Plegron.

“Laksanakan kegiatan latihan Survival Dasar ini dengan sungguh-sungguh tanpa mengabaikan faktor keamanan dan keselamatan, taati aturan dan sesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan rencana yang telah dibuat, laksanakan Kodal latihan dengan tepat serta laporkan setiap perkembangan pelaksanaan latihan kepada pimpinan latihan, sehingga setiap permasalahan yang muncul di lapangan dapat dengan cepat diatasi”, demikian penekanan Komadan.

“Keberhasilan latihan ini tentunya sangat ditentukan oleh kecermatan dalam perencanaan, keseriusan dalam melaksanakan kegiatan, serta perlunya kejelian pengawasan dan evaluasi pada setiap perkembangan yang terjadi di lapangan”, tambahnya.

Komandan juga menambahkan bahwa latihan survival dikhususkan untuk para awak pesawat dengan tujuan agar dapat mempertahankan hidup hingga adanya pertolongan lebih lanjut. Selain itu juga dikatakan, para peserta latihan agar tetap menjaga kelestarian lingkungan yang digunakan dalam latihan.

Sementara Tim Kolat/Wasdal Letkol Pnb HLP. Ambarita mengatakan bahwa kegiatan latihan ini bertujuan selain sebagai sarana pembinaan awak pesawat, juga termasuk didalamnya memberikan pemahaman tentang pelaksanaan survival, baik di darat maupun perairan jika pesawat mengalami crash landing khususnya di daerah operasi.

Baca juga:  Lomba Masak Nasi Goreng Warnai Pertemuan Rutin PIA Cab.04/Gab. II Lanud Sulaiman

Latihan survival dasar ini merupakan aplikasi dari Rencana Program Kerja Lanud Sultan Hasanuddin Tahun 2017 dan Rencana Program Kerja Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Tahun 2017, sebagai pangkalan operasi yang selalu siap melaksanakan tugas dalam mendukung operasi penerbangan. Kegiatan Latihan Survival Dasar dilaksanakan dalam dua tahap yaitu kegiatan ground school tentang teori Dasar Survival dilaksanakan di Marseling Area dan Kolam Renag Oscar Lanud Sultan Hasanuddin, kegiatan Jungle and Sea Survival dilaksanakan di daerah sekitar pantai Salodong, Maros, Sulawesi Selatan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel