Berita

Lanud Sultan Hasanuddin Peringati Tahun Baru Islam 1432 H

Dibaca: 4 Oleh 13 Des 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Warga muslim Lanud Sultan Hasanuddin dan Batalyon 466 Paskhas serta Ibu-ibu PIA Ardhya Garini, Senin (13/12) di Masjid Nurusamawat Lanud Sultan Hasanuddin memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriah  dengan penceramah Ustadz Amirullah Amir.

 

Peringatan tahun baru Islam 1432 H diawali dengan pembacaan ayat Suci Al Quran dan saritilawah,  sambutan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Agus Supriatna  yang diwakili oleh Kadispers Kolonel Adm  Drs. Moh. Frans Yusuf, M.M dilanjutkan ceramah oleh Ustadz Amirullah Amir yang diakhiri dengan doa.

 

Dalam sambutannya Komandan Lanud Sultan Hasanuddin yang dibacakan oleh Kadispers mengatakan bahwa Peristiwa hijrah atau berpindahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah adalah sebuah perintiwa besar dan sangat bersejarah bagi kehidupan dan peradaban umat manusia khususnya bagi umat Islam diseluruh dunia.

 

Dikatakan, peristiwa tersebut memperlihatkan keuletan, kesungguhan, keyakinan dan ketaqwaan Nabi Muhammad SAW dalam mengemban tugas dakwah Islamiyah, walaupun mendapat tantangan yang begitu berat, bahkan mengancam jiwa beliau beserta para pengikutnya.

Baca juga:  Sidang Pantukhirda Calon Taruna AAU di Lanud Surabaya

 

Dalam kesempatan tersebut Komandan Lanud menghimbau agar melalui meomentum tahun baru hijriyah ini, untuk melaksanakan tugas-tugas dengan penuh optimisme melalui karya-karya yang dapat memenuhi harapan masyarakat, bangsa dan Negara.

 

“Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan institusi TNI AU, sebaliknya jadilah panutan yang kehadirannya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dimana saudara berada” tegas Komandan Lanud Sultan Hasanuddin.

 

Sementara Ustadz Amrullah Amir dalam ceramahnya mengatakan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang mulia, bagi yang melaksanakan puasa di hari 10 bulam Muharram maka akan dapat menghapus dosa selama satu tahun.

 

Dalam ceramahnya penceramah juga mengharapkan untuk tetap menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan beragama, menghargai orang lain, tidak sombong, karena bila waktunya semua akan menghadap kepada Allah SWT dan merpertangungjabkan semua yang telah dilakukan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel