Berita

LANUD SUPADIO ADAKAN FOGGING GUNA MENCEGAH DBD

Dibaca: 8 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Musim kemarau yang melanda wilayah Kalimantan Barat berakibat banyaknya penyakit yang menyerang. Salah satu penyakit yang sangat berbahaya adalah Deman Berdarah Dengue (DBD). Hingga akhir Juli ini, penderita DBD yang berobat di Rumah Sakit Tingkat III Lanud Supadio sudah mencapai 66 kasus. Penderita bukan hanya dari kalangan keluarga TNI AU namun masyarakat di sekitar Lanud.

 

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah, maka Rumkit Tingkat III Lanud Supadio bekerjasama dengan Puskesmas Sui. Durian Kabupaten Kubu Raya mengadakan fogging di komplek-komplek , mess-mess dan perkantoran yang ada di Lanud Supadio, Jum’at (31/7)

 

”Rumkit Lanud menampung penderita DBD baik dari keluarga TNI AU maupun dari masyarakat di sekitar Lanud. Bagi pasien yang penyakitnya agak parah kita rujuk ke RSUD Dr. Soedarso atau rumah sakit yang dikehendaki pasien. Salah satu cara agar penyakit ini tidak meluas maka kita adakan fogging di komplek, mess dan perkantoran yang ada di Lanud. Kegiatan fogging ini dilaksanakan selama 2 hari,” kata Pjs. Karumkit Tingkat III Lanud Supadio Mayor Kes Dede Ian Kaswian.

Baca juga:  POKJA KURDIK DI WINGDIKTEKKAL

 

Menurutnya, masih kurangnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Maka dari itu sudah saatnya kita memulai gerakan PSN yaitu gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk. Dengan cara bergotong royong membersihkan lingkungan, peduli dengan lingkungan sekitarnya dan selalu hidup sehat.

 

Ia juga menegaskan walaupun kejadian Deman Berdarah belum sampai tingkat Kejadian Luar Biasa (KLB) namun harus diwaspadai karena Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu daerah ependemi deman berdarah. Ditambah dengan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yang masih minim. Tentunya hal ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah namun menjadi tanggung jawab kita semua. Mari kita bergotong royong membasmi sarang nyamuk sehingga terbebas dari DBD.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel