Berita

LANUD SUPADIO GELAR LATIHAN KAMHANLAN

Dibaca: 4 Oleh 29 Sep 2010Tidak ada komentar
LANUD SUPADIO GELAR LATIHAN KAMHANLAN
#TNIAU 

Masyarakat Indonesia kembali dikejutkan oleh ulah teroris yang menyerang Markas Kepolisian Sektor Hamparan Perak di Propinsi Sumatera Utara yang menelan korban 3 personel polisi tewas ditempat kejadian. Selain itu juga kejadian aksi brutal yang dilancarkan oleh kawanan bersenjata api juga melakukan aksi perampokan disejumlah bank dan ATM diberbagai daerah yang memakan korban harta maupun nyawa. Obyek sasaran mereka selanjutnya adalah tentara, karena dua institusi ini dianggapnya sebagai musuh yang akan berhadapan langsung dan berusaha untuk menghancurkannya.

 

Menyikapi hal tersebut, Lanud Supadio bersama-sama dengan Batalyon 465 Paskhas menggelar latihan pengamanan pangkalan dengan sandi Latihan Pagar Betis Khatulistiwa 2010 guna meningkatkan kemampuan personelnya agar menjadi tentara yang profesional. Latihan ini berlangsung selama sehari, Selasa (28/9) dengan mengambil tempat di sekitar Pangkalan TNI AU Supadio.

 

Komandan Lanud Supadio dalam hal ini diwakili oleh Kadisops Letkol Pnb Ir. Bob Henry Panggabean bertindak sebagai Komandan Latihan menjelaskan bahwa dengan adanya latihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan personel dijajaran Pangkalan TNI AU Supadio. “Para personel diharapkan dapat menjaga dan memelihara serta meningkatkan pengamanan wilayah Pangkalan TNI AU Supadio, apabila ada tindakan anarkis massa yang mengancam,’ ujar Kadisops.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa Latihan Pagar Betis Khatulistiwa 2010 merupakan suatu proses kegiatan yang bertahap dan berkelanjutan serta diharapkan lebih meningkat mutunya. Oleh sebab itu mekanisme latihan diusahakan mendekati keadaan yang sebenarnya. “Setelah latihan ini berakhir tentunya kita harus melakukan evaluasi, sudah sejauhmana pelaksanaannya, apa sudah sesuai dengan petunjuk skenario latihan dan sejauhmana memenuhi tujuan dan sasaran yang harus dicapai,” tegas Kadisops.

 

Selain itu latihan ini juga bertujuan memantapkan personel dalam memelihara dan meningkatkan keterampilan dalam mendukung pengamanan wilayah Lanud Supadio terutama dalam pengamanan obyek vital yaitu pesawat Hawk 100/200.

 

Ditempat yang sama, Kasikamhanlan Lanud Supadio Mayor Psk Pronie, S.H. mengatakan bahwa latihan kamhanlan yang dilaksanakan 3 bulan sekali dengan tujuan untuk melatih personel Lanud Supadio agar lebih mahir, terampil dan profesional dalam menggunakan senjata api khususnya laras panjang dalam rangka menghadapi musuh jikalau terjadi perang yang sesungguhnya.

 

Peserta latihan terdiri dari personel Lanud Supadio dan Batalyon 465 Paskhas dengan melibatkan Komando Latihan 13 orang, pelatih dari Batalyon 465 Paskhas sebanyak 10 orang dan pelaku 94 orang yang terdiri dari 3 pleton.

Baca juga:  Kuker Pangkoopsau I Ke Lanud Soewondo

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel