Berita

Lanud Surabaya Didemo Warga

Dibaca: 9 Oleh 15 Mei 2010Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Senin siang pukul 09.00Wib (6/7) anggota Lanud Surabaya yang kesehariannya disibukkan dengan berbagai aktifitas kerja tiba-tiba dikejutkan dengan suara serine dari ruang Opslat tanda berkumpulnya seluruh anggota, untuk segera menuju kegudang senjata mengambil peralatan PHH, dengan sigap dalam hitungan waktu 10 Menit 1 SSK pasukan Lanud Surabaya telah berkumpul dan siap dengan peralatan PHH, seperti tongkat dan tameng. Tidak lama kemudian Kadisops Lanud Surabaya Mayor Pnb M. Mukhson datang dan memberikan instruksi kepada Danki SSK PHH Lettu Lek Dhany Ramadhona dan para anggota untuk melaksanakan penghadangan warga dari Desa Sedati yang akan melaksanakan unjuk rasa dan berusaha masuk ke wilayah Lanud Surabaya dikarenakan tidak sepaham dengan peraturan-peraturan yang pernah disetujui bersama.

 

Danki SSK PHH setelah menerima instruksi dan perintah dari Kadisops segera membawa pasukan kepintu portal Mako Lanud Surabaya, sementara suasana dipintu masuk Mako Lanud Surabaya sendiri mulai terlihat ramai dengan warga yang mulai berdatangan. Tidak beberapa lama Komandan Lanud Surabaya Kolonel Gatot Purwanto yang didampingi Kaintelpam dan Dansatpom Lanud Surabaya datang untuk melaksanakan negoisasi kepada para perwakilan pengunjuk rasa. Pelaksanaan negoisasi sendiri berjalan cukup alot, apalagi dengan semakin bertambahnya pengunjuk rasa yang diperkirakan berjumlah 200 orang membuat suasana semakin memanas, tiba-tiba tim negosiator dikejutkan dengan suara-suara teriakan dan lemparan dari arah kerumunan massa kearah piket Lanud Surabaya.

Baca juga:  Paparan RGB Latihan Hanud Petir TA 2021

 

Dengan tegas Komandan Lanud Surabaya segera memerintahkan pasukan PHH untuk segera menghalau para pengunjuk rasa, dengan sigap dan cepat pasukan PHH yang diberi nama pasukan berani mati tersebut melaksanakan penghalauan dengan presedur tetap yang sudah dikuasai setiap anggota, dalam kurun waktu 30 Menit pengunjuk rasa sudah dapat dihalau dan juga berhasil menagkap 5 orang provokator untuk diamankan dan diambil keterangannya oleh anggota Intel dan Satpom Lanud Surabaya sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian dengan tuduhan melakukan demo tanpa ijin dan melaksanakan demo dengan anarkis. Demikian sekelumit skenario Latihan PHH di Lanud surabaya.

 

Komandan Lanud Surabaya, dalam evaluasinya tetang kegiatan PHH tersebut mengatakan. Latihan PHH ini bertujuan untuk merefresh kembali kesiapan anggota dalam melaksanakan prosedur dan kecepatan juga ketepatan dalam pelaksanan PHH. dan tidak berlebihan apabila Komandan Lanud Surabaya memberikan nama kepada pasukan PHH dengan sebutan Pasukan Berani Mati, dikarnakan dengan keterbatasan sarana dalam pelaksanaan PHH tersebut seperti peralatan yang masih menggunakan tameng dari rotan dengan jumlah peralatan yang terbatas, anggota masih bisa bersemangat dan mampu menjalankan tugas dengan baik.

Baca juga:  PIA AG Cabang 4/D II Lanud Surabaya Mengikuti Tatap Muka Dengan Ketua Dharma Pertiwi

 

Lebih lanjut Kolonel Pnb Gatot Purwanto memotivasi Pasukan PHH dengan menerangkan, dengan keterbatasan sarana prasarana PHH yang kita miliki sekarang justru anggota bisa berbangga hati, dengan peralatan yang ada kita masih bisa melaksanakan tugas yang dibebankan oleh Negara, khususnya kepada TNI AU Lanud Surabaya bisa kita laksanakan dengan lancar, demikian juga dengan sarana pendukung seperti alat transportasi yang juga termasuk dalam Alut Sista sebagai pendukung kegiatan yang kita miliki dan gunakan untuk menggeser pasukan juga dalam keadaan tidak layak namun kita cukup bangga masih bisa mengunakannya dengan maksimal. itu semua tidak terlepas dari perawatan yang anggota laksanakan selama ini, tegas Dan Lanud.

 

Diakhir arahannya Komandan Lanud Surabaya mengintruksikan kepada jajaran Dinas Operasi untuk menginventaris kembali peralatan pendukung kegiatan operasi dan memperbaiki alat-alat tersebut apabila ada yang rusak, sehingga didalam setiap kegiatan atau tugas yang kita jalankan bisa berjalan dengan baik, lancar dan aman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel