Berita

LANUD SURABAYA KEDATANGAN SISWA SEKBANG

Dibaca: 6 Oleh 22 Mei 2013Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Sebanyak 31 orang siswa Sekolah Penerbang (SIP) TNI angkatan ke 85 tahun 2013 mengadakan latihan terbang Navigasi Jarak sedang NJS dengan menggunakan pesawat latih AS-202/Bravo, sedangkan sebanyak 40 orang siswa sekbang angkatan 83 dan 84 melaksanakan latihan Navigasi Jarak Jauh (NJJ) dengan menggunakan pesawat T-34/Charli.

Latihan dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 22 Mei 2013 dan berakhir pada tanggal 7 Juni 2013. NJS menempuh rute dari Lanud Adisumarmo, Lanud Iswahyudi dan Lanud Surabaya, sedangkan NJJ menempuh rute Lanud Adisutjipto, Lanud Surabaya dan dilanjutkan ke Lanud Ngurah Rai. Begitu pula sebaliknya NJS Lanud Surabaya, Lanud Iswahyudi dan berakhir di Lanud Adisumarmo, sedangkan NJJ dari Lanud Ngurah Rai kembali ke Lanud Surabaya dan berakhir di Lanud Adisutjipto..

Disela kegiatan penerbangan Komandan Lanud Surabaya Kolonel Pnb Agung Heru Santosa M.S1(Han) dalam keterangannya mengatakan bahwa para perwira siswa sekbang yang sedang mengadakan latihan tersebut merupakan siswa Skadik 101 yang bermarkas di Lanud Adisumarmo dan Skadron 102 jajaran Wingdik Terbang 1 Jogjakarta yang bermakas di Lanud Adisutjipto Jogyakarta. Kedua kesatuan tersebut mengemban tugas mendidik/melatih para siswa Sekbang mampu terbang solo sebagai bekal untuk menempuh ketahap yang tentunya tetap memperdulikan Safety dalam latihan terbang tersebut.

Baca juga:  Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I : Ajak Ciptakan Kondisi yang Kondusif Bagi Keluarga TNI Angkatan Udara

Lebih lanjut disampaikan, bahwa NJS maupun NJJ merupakan program terakhir dari serangkaian program yang ada di Sekolah Penerbang.

Sebelumnya para siswa penerbang ini harus menempuh program persiapan di darat, manuver dasar, pattern, instrument, aeros, formasi dan round robin.

Kesemuanya itu merupakan program pembelajaran diluar aerodrom/pangkalan udara basis dengan harapan para penerbang tersebut nantinya bisa menjadi seorang penerbang yang handal di segala kondisi”, dan mampu mengatasi disegala kesulitan penerbangan.

Dalam pelaksanaan latihan terbang para siswa didampingi para instruktur, setiap pesawat satu siswa satu instruktur.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel