Berita

LANUD TARAKAN MEMBINA JIWA KEJUANGAN PEMUDA PERBATASAN

Dibaca: 0 Oleh 09 Sep 2014Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Lanud Tarakan membina pemuda- pemudi wilayah perbatasan dalam kegiatan Learn to Learn to Life (L2L) Camp di Pangkalan TNI Angkatan Udara Tarakan selama dua hari, dari Sabtu (6/9) s/d Minggu (7/09) dengan jumlah peserta 250 pemuda.

Dalam sambutannya Danlanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan Hutapea, S.Sos mengatakan “Kepada para pemuda yang berdiri di hadapan saya adalah adalah generasi penerus bangsa yang akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang, dimana kebijakan atau keputusan pemimpin akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bangsa dan negara”.

Lebih lanjut Danlanud Tarakan menambahkan “Pembinaan generasi mudah merupakan salah satu program Lanud Tarakan yang terus di laksanakan guna membentuk karakter generasi muda serta menanamkan rasa nasionalisme terhadap NKRI, sebagai pemuda harus senantiasa siap menghadapi situasi seperti bencana alam, kondisi perang ataupun lainnya”. Tutup Danlanud.

Dalam kegiatan pembinaan carakter building terhadap pemuda ini di kolaborasikan dalam bentuk kegiatan perkemahan selama dua hari yang di rangkai dalam berbagai kegiatan seperti Out Bond, Phisikologi Lapangan, Halang Rintang, Renungan Malam, Demo Aeromodeling, Air Soft Gun, PBB, Ibadah, Lintas Alam dan pengawakan Alutsista pesawat TNI.

Baca juga:  Upacara Peringatan HUT TNI ke-68 di AAU

Para pemuda juga di berikan pembinaan mental serta menamkan nilai kejuangan dengan mamberikan materi kebangsaan, cinta tanah air serta penekanan disiplin waktu terhadap kegiatan. Selain itu juga para dituntut untuk santun dalam perkataan, fikiran dan perbuatan.

Sebagai pemuda harus mampu memberikan inspirasi bagi pembangunan bangsa, senantiasa berorientasi pada kejayaan, keunggulan dan kegemilangan masa depan, tidak muda menyerah, bertanggung jawab dan senantiasa melakukan yang terbaik untuk dirinya, masyarakatnya dan untuk bangsanya.

Potensi pemuda di daerah harus diakui, pemuda terlahir dari semua etnis, kultur dan keyakinan. Sebagai bangsa yang besar merupakan bangsa yang mengenal dan tidak melupakan sejarah. Kalangan generasi masa kini perlu menggali kembali karakter semangat nasionalisme yang dimiliki kalangan pemuda yang menggagas Sumpah Pemuda untuk meraih kemerdekaan dalam sebuah semangat persatuan dan kesatuan. Pemuda tidak boleh melupakan sejarah agar dapat menjadi pelajaran di masa mendatang.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel