Berita

Lanud Wiriadinata Gelar Latihan Crash Team

LANUD WIRIADINATA GELAR LATIHAN CRASH TEAM
#TNIAU 

TNI AU. Distras call pada 03.00 UTC melaporkan pesawat PKXXZZ yang sedang melaksanakan navigasi dengan route Tunggul Wulung (Cilacap) – Nusawiru – Wiriadinata (Tasikmalaya) – Tunggul Wulung minta ijin untuk mendarat di Lanud Wiriadinata karena ada gangguan pada engine pesawat, Rabu (18/12). Petugas Tower menginformasikan kecepatan dan arah angin serta mengarahkan pesawat untuk mendarat dari arah runway 15 menuju runway 33.

Petugas tower melaporkan permintaan pendaratan darurat kepada Komandan Lanud dan kadisops serta menginformasikan kepada petugas Pemadam kebakaran Bandara Wiriadinata, crash team yang terdiri dari evakuator serta tim kesehatan untuk bersiaga.

Pesawat PK-XXZZ datang dari arah runway 15 berusaha mempertahankan kecepatan serta posisi pesawat agar tetap stabil dikarenakan ada  permasalahan pada mesin pesawat, pesawat dapat mendarat dengan selamat namun mesin pesawat sebelah kanan terbakar dan menyambar bagian sayap pesawat.    Petugas  crash team yang terdiri dari Pemadam kebakaran, evakuator, tim kesehatan serta Pomau selanjutnya meluncur ke posisi pesawat yang mengalami kebakaran.  Sesampainya di lokasi kejadian personel PK langsung melaksanakan pemadaman api dengan menyemprotkan alat pemadam dan sebagian evakuator melaksanakan penyelamatan crew pesawat untuk di bawa ke daerah yang aman dan selanjutnya dibawa dengan ambulance menuju rumah sakit terdekat guna mendapat pertolongan medis, selanjutnya anggota Pomau dan Intel mengisolasi lokasi kejadian dengan memberi police line untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh KNKT.    dilaporkan bahwa pilot dan copilot hanya mengalami luka ringan dan telah dibawa kerumah sakit untuk mendapat perawatan. Demikian skenario singkat yang digelar Lanud Wiriadinata pada Latihan Crash Team TA. 2019.

Baca juga:  Ratusan Siswa-Siswi TK Menyambut Kedatangan Pesawat Colibri di Lanud Wiriadinata

Komandan Lanud Wiriadinata Letnan Kolonel Nav Ali Sudirman Pasaribu, S.H., mengatakan bahwa, latihan Crash Team TA 2019 ini  bertujuan untuk menguji coba kesiap siagaan kita bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tadi pada saat latihan pesawat terjadi engine failed, kemudian pada saat landing dinyatakan terbakar diujung landasan, semua peralatan yang ada kita kerahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut dan bisa dilihata pada saat tadi latihan, api bisa dipadamkan, kemudian korban bisa dievakuasi dengan cepat, sehingga bisa meminimalisir kerugian dari kejadian tersebut.

“Latihan ini melibatkan hampir seluruh Anggota Lanud Wiriadinata dan dari Bandara Wiriadinata serta untuk mengantisipasi kerugian baik personel maupun materil, sehingga dengan adanya latihan ini dapat lebih meningkatkan lagi sinergitas anatara TNI AU khususnya Lanud Wiriadinata dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini pihak Bandara Wiriadinata,” ujar Komandan Lanud Wiriadinata.

Ditempat yang sama, Kepala Bandara Wiriadinata Masrukin menyampaikan, bahwa kami sangat mendukung dan bergembira dapat dilibatkan dalam latihan crash team ini, sehingga personel kami dapat lebih siap lagi jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Kami akan lebih meningkatkan sinergitas dengan Lanud Wiriadinata terkait dalam penanganan kecelakaan pesawat.

Baca juga:  Jelang Hari Bakti TNI AU Ke-71, Lanud Sim “Serbu” Monumen Pesawat Hawk

“Harapan kedepan, jelas kami tidak ingin adanya kecelakaan, namun demikian kami akan selalu berkoordinasi dengan Komandan Lanud Wiriadinata, seandainya terjadi kecelakaan pesawat, agar dapat meminimalisir terjadinya kerugian personel maupun materil,” pungkas Kepala Bandara Wiriadinata.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel