Berita

Lanud Wiriadinata dan Radar Tasikmalaya Grup Gelar Fun Bike

Lanud Wiriadinata Dan Radar Tasikmalaya Grup Gelar Fun Bike
#TNIAU 

TNI AU. Lanud Wiriadinata bekerjasama dengan Radar Tasikmalaya Grup dan Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya mengadakan acara event akbar tahunan Fun Bike Radar Tasikmalaya Grup 2019 dalam rangka Peringatan ke – 72 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Minggu (4/8).

Peserta yang mengikuti kegiatan ini, lebih dari 1.000 peserta dari berbagai instansi TNI- Polri, Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya, Komunitas dan warga masyarakat yang berada di wilayah Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan Fun Bike ini dilepas oleh Wakil Walikota Tasikmalaya Drs. H. M. Yusuf dengan mengambil start dari Halaman Bale Kota Tasikmalaya dan finish di Lanud Wiriadinata.

Komandan Lanud Wiriadinata mengatakan dalam sambutannya, kegiatan Fun Bike Radar Tasikmalaya Grup 2019 ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas TNI dalam hal ini Lanud Wiriadinata dengan pihak Media khususnya Radar Tasikmalaya Grup, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat Tasikmalaya serta merupakan rangkaian Peringatan ke-72 Hari Bakti TNI Angkatan Udara yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2019 kemarin,” kata Komandan Lanud Wiriadinata

Dalam hal ini Komandan Lanud Wiriadianata menyampaikan sekilas sejarah Hari Bakti TNI Angkatan Udara yang merupakan rangkaian peristiwa yang terjadi ketika tiga pesawat TNI AU mengudara dari landasan pacu Lanud Maguwo dan menyerang garis pertahanan Belanda di tiga kota, yaitu Semarang, Salatiga dan Ambarawa. Ketiga Pesawat tersebut diawaki oleh Kadet Penerbang Mulyono dengan juru tembak Dulrachman, Kadet penerbang Sutardjo Sigit dengan juru tembak Sutardjo dan Kadet penerbang Suharnoko Harbani dengan juru tembak Kaput. Serangan ini menjadi monumental karena menjadi operasi serangan udara pertama dalam sejarah TNI AU. Serangan ini menjadi bukti jiwa patriotisme, cinta tanah air dan sikap anti kolonialisme dari seluruh personel Angkatan Udara atas Agresi Militer Belanda Pertama. Beberapa jam pasca serangan tersebut, Belanda melancarkan serangan balasan dengan mengirim dua pesawat p-40 Kitty Hawk untuk menembak jatuh pesawat Dakota VT-CLA yang sedang membawa bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Malaya. Delapan orang gugur, termasuk tiga putra terbaik Angkatan Udara, yaitu Komodor Udara Prof. Dr. Abdulrahman Saleh, Komodor Udara Agustinus Adisutjipto dan Opsir Muda Udara Adi Soemarmo Wiryokusumo,” ujar Komandan Lanud Wiriadinata.

Selesai sambutan, Direktur Radar Tasikmalaya Grup Dadan Ali Sundana didampingi Komandan Lanud Wiriadinata, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/ D.I Lanud Wiriadinata Ny. Anita Pandu dan Sekda Kota Tasikmalaya Drs. Ivan Dicksan serta tamu undangan lainnya melaksanakan pelepasan burung merpati sebagai tanda launcing Koran Digital Radar Tasikmalaya serta penyerahan hadiah oleh Wakil Walikota Tasikmalaya dan Komandan Lanud Wiriadinata serta Direktur Radar Tasikmalaya Grup.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel