Berita

LANUD WMI KURVE BAK AIR BORO-BORO

Dibaca: 12 Oleh 19 Jul 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Bak air boro-boro mungkin masih asing bagi insan TNI Angkatan Udara. Tetapi bagi prajurit Lanud WMI atau insan Angkatan Udara yang pernah berdinas di Lanud WMI, bak air Boro-boro merupakan suatu tempat yang vital bagi kehidupan sehari-hari. Bak air ini sudah berusia bertahun-tahun, merupakan peninggalan Jepang yang berada di Desa Boro-boro yang masih masuk wilayah aset Lanud WMI.

Bak air ini menampung air yang berasal dari hutan yang tersimpan di akar-akar pohon. Dari tempat inilah kebutuhan air seluruh warga Lanud terpenuhi, mulai dari mandi sampai mencuci. Dengan menggunakan pipa-pipa besi yang menyusuri hutan dan perkampungan air dialirkan ke rumah-rumah. Selain untuk warga Lanud, air Boro-boro juga dialirkan untuk masyarakat di Desa-desa sekitar Lanud.

Danlanud WMI Letkol Pnb Arifien Sjahrir dengan seluruh anggota Lanud dan juga dibantu masyarakat sekitar ikut ambil bagian bahu membahu membersihkan bak air, Kamis (15/7). Bermula dari ditutupnya saluran masuk, air perlahan-lahan dikeluarkan melalui saluran pembuangan sampai habis. Dindingnya pun tidak ketinggalan untuk disikat sampai bersih.

Baca juga:  600 Jeep Meriahkan American Jeep Jambore Di Lanud Sulaiman

Mengingat betapa pentingnya kegunaan dari tempat ini maka dengan penuh kesadaran dan semangat pantang menyerah kurve dilaksanakan dengan serius. Peralatan yang digunakan meliputi cangkul, skop, sabit, timba, tali dan lain sebagainya. Kurve berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk perawatan bak air agar tetap terjaga kebersihannya. Selain itu juga merupakan bentuk kepedulian dari Lanud WMI terhadap aset peninggalan sejarah.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel