Berita

Larangan Mudik Berlaku, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Tinjau Posko Penyekatan di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Dibaca: 3 Oleh 06 Mei 2021Tidak ada komentar
Larangan Mudik Berlaku, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Tinjau Posko Penyekatan Di Bandara Internasional Syamsudin Noor
#TNIAU 

TNI AU. Bulan Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan kedua di tengah pandemi Covid-19. Seluruh pihak masih harus berupaya untuk mencegah penyebaran pandemi agar tidak semakin meluas. Terkait hal itu, pemerintah telah mengambil keputusan untuk meniadakan atau melarang aktivitas mudik pada lebaran tahun 2021 ini.

Dengan didampingi GM. Angkasa Pura I Bandara Internasional Syamsudin Noor bapak Amirullah Florensius, Komandan  Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago bersama para Kadis dan beberapa pejabat staf Lanud Sjamsudin Noor meninjau secara langsung situasi jelang lebaran tahun 2021 di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin. Kamis, (06/05/2021).

Inspeksi yang dilaksanakan tersebut, guna memastikan bahwa tidak ada yang melanggar aturan pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Larangan mudik tersebut diperuntukan bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona, karena kasus penularan virus corona umumnya naik saat libur panjang.

Larangan mudik selama 12 hari ini berlaku bagi semua masyarakat yang melakukan perjalanan antar kota/kabupaten, provinsi, maupun negara, baik yang menggunakan moda transportasi darat, kereta api, laut, maupun udara.

Danlanud Sjamsudin Noor menegaskan bahwa larangan mudik tidak saja berlaku bagi masyarakat yang melintas antar provinsi namun juga untuk kabupaten dan kota di Kalsel. Mereka yang diizinkan melakukan perjalanan mudik harus memiliki print out atau lembaran surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.  Sedangkan yang dikecualikan hanya wilayah aglomerasi untuk diizinkan mobilitas selama momen Lebaran, yakni Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kota Martapura.

Dari Lanud Sjamsudin Noor sendiri, Danlanud mengungkapkan bahwa akan membantu membackup bantuan pengamanan dari Bandara. Tidak hanya dari Lanud Sjamsudin Noor namun juga akan dilibatkan pula dari satuan samping guna kelancaran pelaksanaan tentang pembatasan mudik lebaran tahun 2021.

Baca juga:  Lomba Memasak Di Lanud El Tari

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel