Berita

Lari Menggunakan Senjata, Bukan Hal Baru Bagi Seorang Prajurit Perbatasan.

Dibaca: 2 Oleh 18 Agu 2021Tidak ada komentar
IMG 20210818 WA0024 1
#TNIAU 

TNI AU. Senjata bagi seorang tentara bukan hanya untuk latihan menembak melainkan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh masing-masing, apalagi dalam situasi wabah Covid-19 seperti saat ini, imunitas tubuh harus terjaga, Rabu (18/8/2021).

Selain untuk membentuk prajurit profesional dalam melaksanakan tugas personil Lanud Maimun Saleh harus selalu memiliki fisik yang prima guna menunjang tugas pokoknya agar terlaksana dengan lancar dan juga sangat membantu bagi personil yang memiliki tubuh mulai diatas standart.

Setelah melaksanakan apel pagi dilapangan Mako Lanud Maimun Saleh seluruh personel melaksanakan lari bersenjata mengelilingi Mako Lanud Maimun Saleh yang diawali dengan peregangan otot terlebih dahulu untuk menghindari cidera yang dipimpin langsung oleh Peltu Sandimin personil Binjas Lanud Maimun Saleh.

Perhatikan safety dari senjata masing-masing, jangan sampai ada magazen jatuh, panggul senjata kalian, silahkan bernyanyi sekeras mungkin agar seluruh masyarakat Sabang tahu bahwa prajurit Lanud Maimun Saleh adalah prajurit terlatih dan profesional, Jelas Danlanud Mus Letkol Pnb Dariyanto.

Baca juga:  783 Orang Tuntaskan Vaksin Dosis 2 di Lanud Adisutjipto

“Melaksanakan Lari dengan membawa senjata, sebenarnya banyak manfaat yang diperoleh tanpa kita sadari manfaat tersebut antara lain menambah kekuatan otot kita, karena saat lari membawa senjata beban kita bertambah. disamping itu senjata bagi TNI adalah ibarat istri pertama sehingga harus selalu melekat dalam setiap gerak Prajurit.” Imbuhnya.

Disampaikan juga bahwa kita memiliki otot dan postur yang kuat maka diperlukan suatu program pembinaan fisik yang wajib dilaksanakan secara konsisten dan kontinyu, jangan anggap ini sebagai suatu yang berat bagi seorang prajurit, tapi pada prinsipnya, dengan badan yang sehat kita akan dapat melaksanakan tugas yang sudah menjadi tanggung jawab kita semua.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel