Berita

Laser Ganggu Latihan Terbang Malam TNI AU

Dibaca: 10 Oleh 04 Agu 2016Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Latihan terbang malam kemarin (2/8) dilaksanakan oleh Pesawat C-130 Hercules dengan A-1316 dan pesawat C-212 Cassa terganggu. Terbang malam bagi Penerbang TNI AU merupakan latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan profesiensi seorang penerbang.

Gangguan laser yang pertama kali dilaporkan oleh pilot pesawat Herkules A1316.Letkol Pnb Sugeng Budiono (Komandan Skadron 32 Lanud ABD). Tepatnya pada pukul 18.30 Wib.saat pesawat berada di long final untuk persiapan mendarat. Tiba tiba dari arah bawah sekitar daerah Desa Bedali Kec. Lawang sampai Lapangan tembak Brawijaya sinar laser diarahkan ke cocpit pesawat.

Pesawat take off pukul 18.18 WIB dan telah mengudara 12 menit, diangkasa. Menurut rencana penerbangan ini akan dilaksanakan 2 sortie. Dan kejadian ini masih pada sortie pertama. Setelah PLLU dilapori akhirnya diadakan koordinasi dan dilakukan pengejaran didaerah yang diduga tempat pelaku melaksanakan penyinaran. Pihak Intel, Kamhanlan, PLLU dan POMAU bergerak menuju lokasi. Namun saat petugas menyissir daerah yang diduga tempat asal si pelaku.

“ini kejadian pertama kali di Lanud Abd dan benar sekali pada saat terkena sinar laser maka sinar itu langsung memendar di kaca cocpit sehingga membuat mata buta sementara dan benar-benar mengganggu konsentrasi. Saya berusaha lebih waspada karena saya sudah masuk ke long final landasan, “ jelas Letkol Pnb Sugeng Budiono.

Baca juga:  PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ DI LANUD ABD SALEH

Ditempat terpisah Kadisops Lanud ABD Saleh Hermawan Widhianto, SE menjelaskan dan menghimbau kepada masyarakat “berdasarkan UU No.1/2009 tentang penerbangan mengatur larangan yang dapat membahayakan dan keselamatan penerbangan . dalam pasal 210 UU tersebut termasuk kegiatan yang dilarang itu adalah laser bermain layang-layang, mengoperasionalkan drone, balon udara, dan aktivitas lainnya yang dapat menganngu penerbangan. Pelanggaran terhadap larangan itu akan diganjar hukuman dengan pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 1 miliar. Sebagaimana diatur dalam pasal 421 ayat 2 uu Nomor 1/2009 itu.” Tegasnya.

Latihan terbang malam kemarin akhirnya di selesaikan lebih cepat dari jabwal yang seharusnya. Menurut keterangan Letkol Pnb Sugeng pada saat sortie kedua dan dilanjutkan penerbangan pesawat cassa sudah tidak ada lagi gangguan sinar laser ke pesawat, namun saat latihan berlangsung seluruh petugas yang telah berkoordinasi ditempat Long Final dan tetap berjaga didaerah tersebut dan bekerjasama dengan RW Bp Sudarmanto RT 03. RW 11 desa Kali Rejo Kec Lawang. sekaligus berkoordinasi masalah kejadian yang baru saya terjadi.

Baca juga:  Laksanakan kunjungan kerja, Dankodiklatau berikan pengarahan kepada Jajaran Lanud Adisutjipto

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel