Berita

LATIHAN BERSAMA TEAK IRON 2009 DI LANUD HUSEIN SASTRANEGARA

Dibaca: 5 Oleh 27 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

TNI Angkatan Udara bekerja sama dengan Angkatan Udara Amerika Serikat kembali menggelar Latihan Bersama (Latma) Teak Iron. Upacara pembukaan dilaksanakan tanggal 29 September 2009 dan rencana akan digelar sampai dengan tanggal 8 Oktober 2009.

Latma ini merupakan salah satu program kerja Staf Operasi Mabesau Tahun Anggaran 2009, yang ditujukan guna membangun hubungan yang lebih dinamis dalam hal pertukaran informasi dan operasi latihan di bidang kemiliteran antara lain penerbangan, penerjunan, intelijen dan pengamanan, serta lambangja (keselamatan terbang dan kerja) kedua belah pihak, Selasa (29/9).

Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Husein Sastranegara, Kolonel Penerbang Iman Sudrajat, bertindak selaku Direktur Latihan. Sementara dari US Air Force sendiri diwakili oleh Lt. Col Eric Zimmerman selaku Mission Commander.

 

Pada kesempatan ini latihan diikuti beberapa kesatuan yaitu Komando Pemeliharaan dan Materil TNI AU (Koharmatau), Korps Pasukan Khas TNI AU (Korpaskhasau), Lanud Husein Sastranegara, Lanud Sulaiman, Skadron Udara 31, Skadron Udara 32, Batalyon 461 Paskhas (Tim Jumping Master), Batalyon 464 Paskhas (Tim Dalpur atau Pengendali Tempur), dan Batalyon 467 Paskhas (Tim Sarpur atau Sar Tempur). Dari US Air Force diwakili oleh 353rd Special Operations Group, 320th STS, sehingga keseluruhan peserta yang dilibatkan kurang lebih 150 personel. TNI AU menyiapkan pesawat Hercules C-130 guna mendukung Latma sementara dari US Air Force pesawat Hercules MC-130P.

Baca juga:  KUNJUNGAN PANGLIMA TNI KE SURABAYA

 

Dalam sambutannya Kolonel Pnb Iman Sudrajat berharap agar kegiatan yang melibatkan kuantitas dan padatnya pergerakan peserta, dapat didukung secara aktif oleh kedua belah pihak guna suksesnya latma Teak Iron 2009. “Saya berharap latihan gabungan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan selalu memperhatikan prosedur keselamatan terbang dan kerja, sehingga maksud dan tujuan latihan ini dapat dicapai secara optimal”, demikian Dirlat menegaskan.

 

Sementara itu Chief of Mission dari US Air Force dalam tanya jawab menambahkan bahwa point utama adanya latihan ini adalah adanya pertukaran ide misalnya tentang bagaimana melaksanakan pemeliharaan pesawat terbang, saling belajar tentang prosedur penanganan operasi penerbangan.

 

Latihan akan diselenggarakan di wilayah Lanud Husein Sastranegara, Lanud Sulaiman sebagai dropping zone pasukan penerjunan, dan seputaran wilayah Ranca Upas serta beberapa area di wilayah Jawa Barat yang telah disepakati sebelumnya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel