Berita

LATIHAN CRASH TEAM DAN SAR DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 9 Oleh 11 Okt 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Keselamatan terbang dan kerja (Lambangja) yang telah dicanangkan oleh pimpinan TNI Angkatan Udara sudah merupakan harga mati yang tidak dapat ditawar lagi. Keselamatan terbang dan kerja bukan hanya dapat merugikan institusi namun juga dapat merugikan diri kita sendiri maupun keluarga yang ditinggalkan.

 

Namun demikian apabila terjadi suatu incident/accident tentunya kita sebagai seorang prajurit yang profesional harus dapat berbuat dengan cepat dan tepat sesuai fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Untuk menjadi prajurit yang terampil dan cekatan dalam menghadapi insident/accident tentunya dengan selalu berlatih dan mengasah kemampuan yang dimiliki. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan personel tersebut sudah mengetahui akan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

 

Berangkat dari pemahaman seperti itulah maka Lanud Supadio yang mempunyai Skadron Udara 1 selalu mengasah dan meningkatkan ketrampilan personelnya dalam menghadapi incident/accident pesawat. Untuk mencapai hasil yang maksimal maka sebanyak 35 orang anggota Lanud Supadio bersama dengan Batalyon 465 Paskhas serta Persatuan Olah Raga Selam Indonesia (POSSI) Kalbar mengadakan Latihan Crash Team dan SAR di kolam renang J.C. Oevang Oeray Pontianak, belum lama ini.

Baca juga:  Prajurit Korpaskhas Melaksanakan Latihan Taktis Jurkom Di Mako Korpaskhas

 

“Latihan ini tentunya sangat berguna bagi para personel yang terlibat langsung apabila terjadi incident/accident pesawat dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerugian personel maupun materiil akibat incident maupun accident tersebut,” jelas Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio Letkol Pnb Ir. Bob Henry Panggabean disela-sela latihan.

 

Disisi lain, lanjut Kadisops latihan ini juga bertujuan untuk mencapai koordinasi secara terpadu bagi setiap unsur yang terlibat dalam menanggulangi incident ataupun accident pesawat baik yang terjadi di Lanud Supadio maupun disekitarnya.

 

“Beberapa waktu yang lalu kita juga mengadakan latihan crash team tetapi di darat dan sekarang kita latihkan di air. Sehingga apabila terjadi incident/accident di air maka para personel sudah mempunyai skill untuk dapat menolong dengan cepat dan tepat sehingga korban jiwa dapat dieliminir,” tambah Kadisops.

 

Hal senada juga disampaikan Kasi Kamhanlan Mayor Psk Pronie, S.H. bahwa latihan ini sangat diperlukan bagi para personel umumnya dan personel SAR khususnya. Dengan adanya latihan ini para personel siap sedia melaksanakan tugas apabila terjadi incident/accident di air. Namun demikian kita berdoa semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Baca juga:  Peringati HUT WARA ke-55, Lanud Supadio Selenggarakan Syukuran

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel