Berita

Latihan Crash Team di Lanud Sulaiman

Dibaca: 19 Oleh 16 Des 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Saat ini di area Lanud Sulaiman terdapat pesawat yang sedang melaksanakan Test Flight, yaitu pesawat C-212 dengan nomor Registrasi PK-123. Pesawat tersebut diawaki oleh Kapten Pilot, Copilot dan tiga orang teknisi pada ketinggian 3000 feet. Kapten pilot melaporkan ke tower Lanud Sulaiman bahwa pesawat tersebut mengalami kerusakan pada engine kiri dan mengeluarkan percikan api. Selanjutnya meminta ijin mendarat atau Request Emergency Landing di landasan Lanud Sulaiman karena untuk kembali ke Lanud Husein Sastranegara tidak memungkinkan. 

Suara sirine sebanyak tiga kali terdengar pertanda bahwa pesawat telah mendarat dan meledak. Asap terlihat membumbung tinggi, dan petugas Rescue dengan sigap mendekat ke lokasi. Sementara petugas Resque masih memadamkan api dengan berpakaian anti api dan panas. Sementara di sekitar lokasi sudah terdapat tim kesehatan yang telah menyiapkan semua peralatannya di Trease Area untuk mengidentifikasi para korban. 

Team rescue telah berhasil memadamkan api, dilanjutkan tim evakuasi yang dibantu tim Hanlan memasuki TKP untuk mengevakuasi para korban. Korban yang terlebih dahulu di evakuasi adalah korban yang menderita luka berat, luka ringan, dan yang terakhir meningggal dunia. Seiring dengan itu, petugas-petugas evakuasi lainnya menjalankan tugasnya masing-masing. Seperti anggota Pomau bertugas mengamankan area evakuasi dan personel, anggota intel menyelidiki kejadian dan anggota lambangja ikut mengidentifikasi para korban, dan anggota pentak mengambil gambar untuk dokumentasi. 

Baca juga:  JWG TNI AU DENGAN RAAF DI MAKO KOHARMATAU DAN SATHAR 15 DEPOHAR 10

Para korban satu persatu dievakuai dan diserahkan ke petugas kesehatan yang ada di trease area untuk diperiksa dan segera dibawa ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti. Petugas Pomau memasang Police line pertanda identifikasi atau penyelidikan telah selesai. Para petugas identifikasi tersebut masing-masing akan membuat laporan yang akan diserahkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti. 

Evakuasi dan identifikasi telah selesai dilaksanakan, untuk selanjutnya tim angkutan darat atau sarban (sarana bantuan) ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melaksanakan evakuasi pesawat yang mengalami accident sesuai dengan perintah pimpinan. 

Demikian ilustrasi crash team yang dilaksanakan di Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung. Seluruh anggota, seperti biasa melaksanakan apel pagi di lapangan apel staf II, Selasa (16/12/2014), dan setelah pengucapan doa mereka dikejutkan oleh suara sirine dari tower Base Operasi Lanud Sulaiman. 

Usai pelaksanaan latihan crash team, Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., melalui Kasi Operasi dan Latihan Mayor Lek Yadi Arisandi di lapangan apel staf II menyampaikan kepada seluruh anggota bahwa inti dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah apabila kejadian tersebut terjadi dalam kenyataan maka secara prosedural para personel yang terkait melakukan proses penyelamatan sebagaimana dalam simulasi yang telah dilaksanakan. “Intinya adalah setiap bekerja utamakan safety, setiap pekerjaan diawali dan diakhiri dengan safety,” jelas Kasi Opslat.

Baca juga:  Kasau Wisuda 106 Sarjana Taruna Akademi Angkatan Udara Tahun 2020
Latihan Crash Team di Lanud Sulaiman Latihan Crash Team di Lanud Sulaiman Latihan Crash Team di Lanud Sulaiman


Latihan Crash team di Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung. (Foto : Pentak Lanud Sulaiman).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel