Berita

Latihan Hanlan dan Menembak di AWR Maluka Baulin Lanud Sjamsudin Noor

Latihan Hanlan dan Menembak di AWR Maluka Baulin Lanud Sjamsudin Noor
#TNIAU 

TNI AU.  Berdasarkan laporan hasil pengamatan personil Intelpam Lanud Sjamsudin Noor, bahwa ada pergerakan dari sekelompak orang yang akan berusaha menguasai aset milik Lanud Sjamsudin Noor yaitu di wilayah areal lahan milik TNI AU, AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin, Kec. Kurau Kab. Tanah Laut Pelaihari Kalimantan Selatan. Bergegas seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor dibawah kendali Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Riadi Widyoko mengatur strategi guna mempertahankan aset tersebut dan langsung menuju ke areal tersebut untuk segera “menyisir” patok-patok yang akan digeser oleh sekelompok orang-orang tersebut. Komandan Lanud Sjamsudin Noor, segera memerintahkan Kadisops Lanud SAM Mayor Lek Agus Susanto dan Kasi Opslat Lanud SAM Kapten Lek Heru Jatmiko untuk mengambil tindakan guna mempertahankan keutuhan aset Lanud SAM tersebut. Kamis, (24/10).

Menindaklanjuti perintah Komandan Lanud SAM tersebut, Kadisops dan Kasi Opslat Lanud SAM, dengan strategi dan kesiapan yang telah dipersiapkan segera memimpin pasukan Hanlan menjadi dua regu yang letaknya berpencar-pencar dengan jarak yang cukup berjauhan dengan peralatan dan senjata lengkap untuk secara serentak melaksanakan patroli ke arel aset Lanud SAM AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin. Patroli dimulai dari regu pertama masuk dan menyisir melalui wilayah timur dan regu kedua masuk melalui wilayah barat, menuju titik sasaran yang berjarak kurang lebih 4 Km.

Dengan kondisi fisik yang prima prajurit militer Lanud SAM segera bergerak guna mengamankan aset Lanud SAM AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin agar menjadi kondisi yang aman dan kondusif. Untuk mendukung terwujudnya hal tersebut maka anggota Lanud SAM melaksanakan patroli pertahanan pangkalan (hanlan) dilingkungan wilayah yang menjadi titik sasaran penyergapan.

Ketika pasukan mulai memasuki titik sasaran, tiba-tiba dihadang oleh tembakan, yang ternyata adalah sekelompok orang bersenjata yang diperkirakan berkekuatan satu regu yang sudah menduduki dan menguasai aset Lanud SAM yang merupakan Lapangan Tembak AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin Lanud SAM. Setelah terjadi baku tembak dalam pertempuran sengit, lapangan tembak Lanud SAM beserta seluruh aset yang berada di wilayah AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin dapat dikuasai dan sekelompok orang bersenjata yang menguasai lapangan tembak tersebut dapat dilumpuhkan.

Demikianlah, kegiatan tersebut merupakan bagian dari skenario Latihan Hanlan (Pertahanan Pangkalan) yang dilaksanakan oleh seluruh anggota militer Lanud SAM. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin sekaligus guna mengasah keahlian para masing-masing anggota Lanud SAM dalam melaksanakan Pertahanan Pangkalan baik Pangkalan Udara maupun upaya pertahanan aset.

Komandan Lanud SAM menegaskan, latihan Hanlan dan simulasi kali ini digelar guna melatih anggota Lanud SAM agar tetap bersiaga akan adanya kemungkinan aksi terorisme yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan keutuhan wilayah NKRI khususnya di wilayah Lanud SAM dan juga sebagai antisipasi adanya aksi mendadak dari para kelompok separatis. “Kita tidak menginginkan adanya ancaman maupun aksi teror yang memasuki wilayah Lanud SAM. Untuk itu kita mensiagakan personil, melatih dan mendisiplinkan anggota guna mengantisipasi dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas masing-masing guna mengatasi aksi terorisme yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” tambah Komandan Lanud SAM.

Kegiatan Hanlan kali ini, mengombinasikan dengan kegiatan latihan menembak laras pendek dan laras panjang bagi seluruh anggota militer Lanud SAM di Lapangan Tembak AWR Dwi Harmono-Maluka Baulin Lanud SAM. Kegiatan latihan menembak tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk melatih kemampuan para anggota militer Lanud SAM dalam hal menembak, hal ini juga dimaksudkan untuk lebih menanamkan jiwa kemiliteran pada setiap diri anggota, serta kemahiran dalam menembak itu sendiri, serta untuk menguji sejauh mana kemampuan dan kesiapan para personil Lanud SAM dalam menghadapi dan mengambil tindakan awal terhadap segala bentuk ancaman, gangguan dan kejahatan baik di wilayah Lanud SAM maupun di Bandara Syamsudin Noor.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel