BeritaBerita KotamaKohanudnas

Latihan Hanud “TUTUKA” Kohanudnas Tahun 2018 Ditutup

Dibaca: 17 Oleh 14 Sep 2018Tidak ada komentar
Latihan Hanud “TUTUKA” Kohanudnas Tahun 2018 Ditutup
#TNIAU 

TNI AU.   Makohanudnas, (13/9). Komandan Pusat Latihan (Danpuslat) Kodiklat TNI Marsma TNI Gustaf Brugman, M.Si., mewakili Dankodiklat TNI Mayjend TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., secara resmi menutup Latihan Pertahanan Udara (Hanud) “Tutuka” melalui video conference (vicon) dengan unsur-unsur latihan di Ruang Yudha, Popunas (Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional), Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis siang, (13/9).  Pada tahun ini sebagai penguji Latihan Hanud Tutuka adalah Kodiklat TNI serta Kohanudnas dan jajaran sebagai pelakunya.

 Dalam vicon, Danpuslat Kodiklat selaku Wakil Direktur Latihan (Wadirlat) didampingi Asisten Perencanaan Kas Kohanudnas Kol Pnb Bayu G.H. Kusuma, Pabandya Lat Sops Kohanudnas Letkol Pnb Dedy Supriyanto besertapejabat Kodiklat maupun Kohanudnas lainnya berkomunikasi dengan Kosekhanudnas II Makassar dan IV Biak.Danpuslat Kodiklat juga berkomunikasi dengan unsur-unsur latihan lainnya yang ada di Makassar, Ambon, Papua meliputi Satrad 224, Satrad 226 untuk wilayah Indonesia Tengah serta Satrad 243, Satrad 244 dan Satrad 245 untuk wilayah Indonesia Timur. Latihan Tutuka Kohanudnas TA. 2018 merupakan latihan puncak Kohanudnas bertujuan untuk menangani pelanggaran wilayah udara sebagai bentuk pengujian Rencana Operasi “Gandiwa Siaga-19”.  Sebagai obyek sasaran latihan Hanud pasif di Makassar adalah Pertamina DPPU Hasanuddin di kota Makassar. 

Dalam sambutannya Komandan Kodiklat TNI Mayjend TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P. selaku Direktur Latihan (Dirlat) yang dibacakan Danpuslat Kodiklat menyampaikan, “Kegiatan seperti ini dapat mengasah kemampuan Komando dan Pengendalian dalam menangani pelanggaran wilayah apabila sewaktu-waktu terjadi. Untuk itu dengan berakhirnya latihan ini maka akan menghasilkan kesamaan dan titik temu pda pelaksanaan operasional antar satuan jajaran Kohanudnas dalam menangani pelanggaran wilayah udara, sekaligus sebagai ajang untuk mendiskusikan permasalahan yang timbul secara nyata di lapangan, guna meningkatkan profesionalisme prajurit TNI serta dapat dijadikan sebagai bahan penyempurnaan RO “Gandiwa Siaga-19” dalam menangani pelanggaran wilayah udara nasional.”  tegas Dankodiklat.

Latihan Hanud Tutuka sebagai latihan puncak Kohanudnas berlangsung selama empat hari dengan aman yang melibatkan unsur-unsur hanud di tanah air antara lain pesawat Tempur SukhoiTucano, Detesemen Rudal TNI AD, Kapal Republik Indonesia (KRI), pesawat Boeing 737, Helikopter SAR, Denhanud 472 Paskhas, Satrad-satrad jajaran Kosekhanudnas II dan IV, Lanud Sultan Hassanuddin, Makassar, Lanud Pattimura, Ambon, MCC Makassar dan Koramil 1422 Mandai.

Baca juga:  Antusias Masyarakat Mengikuti Vaksinasi di Korpaskhas

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel