Berita

Latihan IMPK dan Dakhura di Lanud Sjamsudin Noor

Dibaca: 6 Oleh 24 Mar 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Berdasarkan laporan hasil pengamatan personel Intelpam Lanud Sjamsudin Noor, bahwa ada pergerakan dari sekelompak orang yang akan berusaha menguasai aset milik Lanud Sjamsudin Noor. Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Erwin Sugiandi segera memerintahkan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud SAM Mayor Lek Andi Cahyandi untuk mengambil tindakan guna mempertahankan keutuhan aset Lanud SAM, Selasa (24/3).

Menindaklanjuti perintah Danlanud SAM tersebut, Kadisops Lanud SAM Mayor Lek Andi Cahyandi dengan strategi dan kesiapan yang telah dipersiapkan segera memimpin pasukan Hanlan menjadi tiga regu dengan peralatan dan senjata lengkap untuk secara serentak melaksanakan patroli keseluruh aset Lanud SAM yang letaknya berpencar-pencar dengan jarak yang cukup berjauhan. Patroli dimulai dari Lapangan Tembak Lanud SAM yang berjarak kurang lebih 5 Km dari Mako Lanud SAM.

Dengan kondisi fisik yang prima prajurit militer Lanud SAM segera bergerak guna mengamankan pangkalan maupun lingkungan sekitar Lanud SAM agar menjadi kondisi yang aman dan kondusif. Untuk mendukung terwujudnya hal tersebut maka anggota Lanud SAM melaksanakan potong kompas atau disebut juga dengan IMPK (Ilmu Medan Peta Kompas) sekaligus patroli lingkungan di wilayah sekitar Lanud SAM.

Baca juga:  Kasau Sematkan Wing Penerbang Kehormatan Kepada Menko Perekonomian dan Menparekraf

Ketika pasukan memasuki gerbang Mako Lanud SAM tiba-tiba dihadang oleh sejumlah pendemo yang sedang melakukan aksi demonstrasi memblokir pintu masuk gerbang Mako Lanud SAM disertai aksi pelemparan dan pengrusakan. Bukan itu saja, sejumlah peserta aksi melakukan pemukulan terhadap aparat TNI AU setempat yang bertugas mengantisipasi aksi. Namun dalam aksi yang berlangsung tersebut, sebanyak dua orang demonstran berhasil diamankan pihak TNI AU. Keduanya diduga sebagai provokator pengrusakan. Sedangkan dari pihak TNI AU, satu orang anggota terluka akibat menahan serangan pendemo.Tapi karena kesiap-siagaan pasukan huru hara aparat TNI AU (Lanud SAM) berhasil menghalau pendemo keluar dari wilayah Mako Lanud SAM.

Demikianlah, kegiatan tersebut merupakan bagian dari skenario Latihan Hanlan (Pertahanan Pangkalan) yang dilaksanakan oleh seluruh anggota militer Lanud SAM. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin sekaligus guna mengasah keahlian para masing-masing anggota Lanud SAM dalam melaksanakan Pertahanan Pangkalan baik Pangkalan Udara maupun upaya pertahanan aset.

Danlanud SAM menegaskan latihan Hanlan dan simulasi kali ini digelar guna melatih anggota Lanud SAM agar tetap bersiaga akan adanya kemungkinan aksi terorisme ISIS yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan keutuhan wilayah NKRI khususnya di wilayah Lanud SAM dan juga sebagai antisipasi adanya aksi mendadak dari para kelompok pendemo. “Kita tidak menginginkan adanya demonstrasi yang menduduki mako (markas komando). Untuk itu kita mensiagakan personil, melatih dan mendisiplinkan anggota guna mengantisipasi dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas masing-masing mengatasi aksi demo yang sewaktu-waktu bisa terjadi”. tambah Danlanud SAM.

Baca juga:  SELEKSI CALON SISWA BINTARA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel