Berita

LATIHAN PAGAR BETIS KHATULISTIWA

Dibaca: 78 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pada tahun 2010 ini di wilayah Kalimantan Barat akan diselenggarakan pemilihan kepala daerah di beberapa kabupaten. Hal ini tentunya akan berdampak pada suhu politik yang mulai meningkat. Mencermati kondisi lingkungan strategis tersebut perlu mengadakan kesiapan dari semua unsur di jajaran Lanud Supadio guna mengamankan aset negara dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Berkaitan dengan kondisi tersebut, untuk meningkatkan kemampuan personelnya maka Lanud Supadio menggelar Latihan Pengamanan Pangkalan dengan sandi Latihan Kamhanlan Pagar Betis Khatulistiwa 2010. Latihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio yang juga bertindak sebagai Komandan Latihan (Danlat) Letkol Pnb Ir. Bob Henry Panggabean , Rabu (24/2) di sekitar Pangkalan TNI AU Supadio.

 

Dalam sambutannya Komandan Latihan Letkol Pnb Ir. Bob Henry Panggabean menjelaskan latihan keamanan dan pertahanan ini diharapkan dapat meningkatkan dan memantapkan keterampilan personel dijajaran Pangkalan TNI AU Supadio dalam mendukung pengamanan wilayah Lanud Supadio. Dan juga mengingatkan kembali pelaksanaan prosedur tetap dalam menanggulangi bahaya serangan pasukan musuh dan kerusuhan massa. “Dengan adanya latihan ini para peserta latihan diharapkan bisa menjaga dan memelihara serta meningkatkan pengamanan obyek vital yang ada di Lanud Supadio, apabila ada tindakan anarkis massa baik yang datangnya dari dalam negeri maupun dari luar atau juga gerakan-gerakan separatis yang mengancam wilayah Lanud Supadio,’ ujar Danlat.

Baca juga:  Serah Terima Jabatan Inspektur Kohanudnas

 

Oleh karena itu, lanjut Danlat, Latihan Pagar Betis Khatulistiwa 2010 merupakan suatu proses kegiatan yang bertahap dan berkelanjutan serta lebih meningkat mutunya. Oleh sebab itu mekanisme latihan diusahakan mendekati keadaan yang sebenarnya sehingga para anggota benar-benar memahami akan tugas dan fungsinya. “Latihan ini harus dilakukan oleh para peserta dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab karena bisa saja sewaktu-waktu kita akan berhadapan dengan musuh sesungguhnya,” tambah Komandan Latihan.

 

Latihan ini dilaksanakan selama satu hari bertempat di sekitar Lanud Supadio dengan melibatkan Komando Latihan/Wasdal 13 orang dan pelaku 211 orang. Dalam latihan ini macam-macam kegiatan adalah teori dan praktek manuver lapangan. Peserta yang ikut terdiri dari personel Lanud Supadio, Skadron Udara 1 dan Batalyon 465 Paskhasau.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel