Berita

Latihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran DI Kosekhanudnas III  

Dibaca: 73 Oleh 13 Nov 2017Tidak ada komentar
Latihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran DI Kosekhanudnas III  
#TNIAU 
TNI AU, Untuk menyegarkan kembali pengetahuan, keterampilan dalam penggunaan alat kebakaran dan meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan bahaya kebakaran seluruh anggota Kosekhanudnas III mendapat penyuluhan dan pelatihan pencegahan serta penanggulangan bahaya kebakaran yang bekerja sama dengan Dinas Pencegahan dan Pemadan Kebakaran Kota Medan di Aula Soewarto dan seputaran lapangan Tenis Kosekhanudnas III, Kamis (09/11).
2017-11-13-pen-kosek-III-kebakaran-2Panglima Kosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr.(Han), didampingi Kepala Dinas P2K Kota Medan Drs. Marihot Tampubolon dan para Asisten Kosekhanudnas III mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran.  Kegiatan tersebut dibuka olehPabandya Lambangja Kosekhanudnas III Letkol Kes Ambaruri Mahanani selaku penanggungjawab pelaksana latihan, dalam pengantarnya menyampaikan antara lainmengharapkan kepada seluruh personel dapat memahami dari sosialisasi dan latihan pencegahanpenanggulangan bahaya kebakaran dan yang terpenting anggota dapat menggunakan peralatan pemadam kebakaran ringan (Apar) yang ada di Makosekhanudnas III.
Sebelum pelaksanaan simulasi latihan pemadam kebakaran, telah dilaksanakan sosialisasi  yang disampaikan oleh Kabid Pemberdayaan Dinas Pencegahan dan Pemadan Kebakaran Kota Medan Bapak Huddin P. Hasibuan, dimana mereka menjelaskan ada empat unsur api yang bisa menyebabkan kebakaran yaitu oksigen, panas, bahan bakar dan reaksi. Dengan adanya peralatan pemadam kebakaran ringan (Apar) yaitu Foam, DCP, Co2, BCF dan Buffet.  Untuk dalam ruangan yang digunakan Apar Co2 karena tidak menyebabkan efek yang merusak,” tegasnya. 
 
Selanjutnya secara bergantian personel Kosekhanudnas III mencoba memadamkan api meliputi tim pemadam kebakaran, perwira, PNS baik pria maupun wanita.    Simulasi yang dilaksanakan ini merupakan simulasi penanggulangan bahaya kebakaran dengan menggunakan alat tradisional yaitu karung goni yang dibasahi  air, kemudian ditutupkan pada objek yang terbakar. Hal ini mampu memadamkan api secara cepat karena menghambat masuknya oksigen yang merupakan elemen penting dalam reaksi pembakaran.  Selain itu juga disimulasikan cara-cara penggunaan alat modern, berupa Apar.
Baca juga:  Danlanud Sulaiman Tutup MTT Syllabus Development Skadik 201

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel