Berita

LATIHAN SURVIVAL BAGI AWAK PESAWAT TEMPUR

Dibaca: 18 Oleh 07 Mar 2014Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Akibat terkena tembakan, satu dari dua pesawat yang melaksanakan misi operasi di lereng gunung Lawu, mengalami kerusakan pada sistem kemudi dan engine yang cukup parah, sehingga penerbang memutuskan eject dari pesawat untuk menyelamatkan diri, dengan cara memanfaatkan kondisi alam yang ada untuk berlindung dan bertahan hidup hingga bantuan tiba.

Demikian Skenario latihan Survival Dasar 2014 Lanud Iswahjudi, yang digelar selama tiga hari di gunung Lawu dan telaga Sarangan, yang hari ini Kamis (6/3/14), resmi ditutup oleh Kadislog Lanud Iswahjudi, Kolonel Tek Iwan Agung Djumaeri, S.I.P., di Lanud Iswahjudi.

Dalam sambutan tertulis Komandan Lanud Iswahjudi yang dibacakan Kadislog Lanud Iswahjudi, Kolonel Tek Iwan Agung Djumaeri, S.I.P. pada penutupan Latihan Surival mengatakan, bahwa Latihan Survival Dasar ini merupakan pengetahuan dasar untuk melatih dan menambah pengetahun para awak pesawat, tentang cara-cara bertahan hidup (survive) dari kesulitan yang ditemui, baik didarat maupun di air.

Sedangkan guna mengembangkan teknik dan taktik dasar survival agar para awak pesawat mampu mempertahankan hidup, baik di air maupun di darat/hutan, mutlak diperlukan pengetahuan cara-cara survival itu sendiri maka metode latihan dibagi menjadi dua yaitu bina kelas/ground school dasar SERE (Survival, Evation, Resistance, dan Escape) serta praktek lapangan berupa jungle survival dan sea survival.

Baca juga:  Upacara Pembukaan Latihan Pratugas Pamrahwan di Yonko 468 Paskhas

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel