Berita

Latihan Survival Dasar “Bima Sakti ke-40” Lanud Abdulrachman Saleh Berakhir

Oleh 07 Feb 2020 Februari 10th, 2020 Tidak ada komentar
Latihan Survival Dasar “Bima Sakti ke-40” Lanud Abdulrachman Saleh Berakhir
#TNIAU 

TNI AU.  Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang Marsekal Pertama TNI Hesly Paat memimpin apel penutupan Latihan Survival Dasar Bima Sakti Angkatan ke-40 tahun 2020 di Lapangan Titik Muat, Jumat (7/2/2020). Latihan Survival Dasar “Bima Sakti” ke-XL tahun 2020 yang dilaksanakan selama lima hari (dua hari persiapan di home base, tiga hari kegiatan di daerah latihan Rajekwesi Kec. Pesanggaran Kab. Banyuwangi berlangsung lancar, aman dan selamat.

Dalam sambutannya Danlanud Abd Saleh mengatakan “Baru saja diselesaikan Latihan Survival Dasar “Bima Sakti ke-40” Lanud Abdulrachman Saleh yang pertama kalinya di daerah latihan Rajekwesi, Banyuwangi. Latihan ini merupakan aktualisasi dari pengetahuan dasar bagi personel militer dan juga anggota masyarakat yang ikut latihan untuk mengenal dan melatih para awak pesawat tentang cara-cara bagaimana mempertahankan hidup dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi, baik di hutan maupun di laut bila sewaktu-waktu pesawat udara yang ditumpanginya mendarat darurat”.

Lebih lanjut Danlanud Abd menyampaikan “Dalam kegiatan latihan telah diberikan berbagai materi teori maupun praktek pengetahuan berbagai hal seperti ilmu medan, peta dan kompas, berbagai prosedur penyelamatan diri, pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan yang bisa dikonsumsi. Demikian pula telah mendapatkan pelajaran tentang beberapa ketrampilan praktis lainnya bila terjadi keadaan darurat di hutan maupun di lautan. Dari kegiatan pelatihan tersebut diharapkan para peserta akan memiliki kesiapan yang siaga setiap saat dalam menghadapi tugas-tugas operasi di masa yang akan datang, khususnya bila terjadi keadaan darurat maupun melaksanakan pertolongan apabila terjadi bencana alam”.

Baca juga:  Prajurit Denmatra 2 Paskhas Sumbangkan Darah Dalam Rangka Hari Bhakti TNI AU ke-71

“Pengetahuan tentang survival bagi awak pesawat merupakan pengetahuan yang harus dimiliki atau melekat. Hal ini disebabkan bilamana pesawat mengalami keadaan darurat, para awak pesawat dan penumpang di dalamnya telah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk bertahan hidup baik di darat maupun di air, sehingga terhindar dari bahaya yang mengancamnya, bahkan mampu memberikan pertolongan kepada korban lainnya, apabila memungkinkan”. tambah Danlanud

“Saya atas nama TNI Angkatan Udara, serta selaku pemimpin umum latihan menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap personel kolat, para pelatih, para pendukung dan juga para pelaku, yang dengan penuh kesungguhannya dalam melaksanakan kegiatan latihan ini. Saya berharap keberhasilan kegiatan latihan ini, nantinya dapat menjadi acuan untuk kegiatan latihan-latihan serupa pada masa yang akan dating”. pungkas Danlanud Abd Saleh Marsma TNI Hesly Paat.

Rangkaian acara Apel Penutupan Latihan Survival Dasar Bima Sakti Angkatan ke-XL tahun 2020 di Lanud Abdulrachman Saleh yaitu perwakilan penanggalan tanda peserta latihan, penyematan wing survival dan pemberian sertifikat kepada peserta latihan, pernyataan penutupan latihan, pembacaan sambutan, penyerahan bingkisan kepada kelompok peserta terbaik dan foto bersama.

Baca juga:  Pomau Lanud J.B. Soedirman Gelar Sweeping Kendaraan Bermotor

Latihan survival dasar “Bima Sakti ke-40” dilaksanakan selama lima hari tanggal 3-7 Februari diikuti sekitar 88 peserta termasuk dua perwira penerbang wara dari lanud Abdulrachman Saleh yaitu Letda Pnb Anisa Amalia Octavia (Skadron Udara 32) dan Letda Pnb Mega Coftiana (Skadron Udara 4). Mereka dilatih oleh pelatih dari Lanud Abdulrachman Saleh dan Prajurit Denmatra 2 Paskhas.

Turut hadir pada apel penutupan tersebut para kepala dinas, komandan satuan dari jajaran lanud, komandan Yonko 464 Paskhas, komandan Denmatra 2 Paskhas, pejabat staf dari jajaran Lanud Abdulrachman Saleh, perwira, segenap komando latihan, para pelatih, para pendukung latihan, bintara dan tamtama dari jajaran Lanud Abdulrachman Saleh.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel