Berita

Latihan Survival Dasar Lanud Abd Agak Beda

Dibaca: 43 Oleh 10 Mar 2015Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Sungkono, S.E., hari ini Senin (9/3) membuka Latihan Survival Dasar ”Bima Sakti XXXV” tahun 2015 bertempat di Taxy Way Lanud Abd Saleh diikuti para Pejabat dan seluruh anggota Lanud Abd Saleh serta 25 orang Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Brawijaya Malang.

Di dalam Latihan survival dasar kali ini agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena disamping diikuti oleh crew juga diikuti Resimen Mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang.  Terkait dengan itu, Danlanud Abd minta para pelatih lebih memperhatikan tingkat keamanan dan keselamatan peserta latihan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Kepada para Menwa, Komandan Lanud Abd minta untuk dapat menyesuaikan dengan ritme yang ada selama latihan dilaksanakan.  ”meski kalian bukan anggota TNI, tetapi di dalam jiwa kalian telah tumbuh semangat patriotik, yang sangat diharapkan menjadi penerus estafet kepemimpinan bangsa dan negara.  Untuk itu, kalian harus tetap bersemangat dan bersungguh-sungguh mengikuti latihan ini, hingga latihan ini dinyatakan selesai serta di dada kalian disematkan wing survival yang membanggakan”, kata Marsma TNI Sungkono.

Latihan ini akan dimulai dari tanggal 9 sampai dengan 13 maret 2015 di Lanud Abd dan Selorejo Malang dan merupakan program kerja Lanud Abd Saleh, yang dilaksanakan setiap tahun. Latihan Survival Dasar ini dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi keadaan darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi terhadap awak pesawat dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itulah latihan ini, karena disamping untuk melatih fisik, mental serta semangat dalam mempertahankan hidup di segala situasi dan kondisi, latihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan penguasaan dalam melakukan survive di darat dan di air.

Marsma TNI Sungkono mengingatkan kepada seluruh peserta dan pelatih agar bersungguh-sungguh di dalam melaksanakan rangkaian kegiatan latihan ini.   ”Upayakan mencapai skenario yang telah ditetapkan oleh komando latihan dengan tetap mengutamakan faktor  keamanan dan keselamatan dengan selalu meningkatkan kewaspadaan dalam setiap kegiatan latihan. Disiplin   dalam   latihan   harus diperhatikan dan dijaga, bahkan menjadi prioritas utama mulai saat kegiatan pembekalan di Lanud Abd Saleh sampai pelaksanaan latihan di lapangan dan senantiasa mematuhi semua prosedur yang dikeluarkan, sehingga para peserta latihan dapat melaksanakan semua rangkaian latihan ini dengan baik dan aman.  Disamping itu, setiap personel latihan agar selalu menjaga hubungan yang baik dengan   masyarakat di sekitar daerah latihan.  Pandai-pandailah beradaptasi dengan adat kebiasaan dan norma kehidupan masyarakat setempat dengan berperilaku yang baik sebagai prajurit TNI Angkatan Udara, dengan harapan disamping sasaran latihan dapat dicapai, juga akan terwujud kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin mantap.”

Dalam latihan Survival Dasar ini, para peserta diberikan pembinaan fisik dan materi pelajaran pengetahuan Survival, teori IMPK, teori dan praktek KSPT, Egress Ditching, teori motivasi, kompas siang dan malam, pengenalan survival air, pengetahuan P3K, pengenalan hewan berbahaya, bermalam di air, memasak, jalan GPS, jalan peta, pembuatan bivak dan para-para, jerat dan potong ular, bermalam di para-para dan dihari terakhir penutupan di Selorejo Malang.

Baca juga:  Lanud Wiriadinata Laksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1434 H

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel