Berita

Latihan Survival Dasar Lanud Sultan Hasanuddin Berakhir Di Bili-Bili

Dibaca: 5 Oleh 20 Apr 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Latihan Survival Dasar Lanud Sultan Hasanuddin Tahun Anggaran 2012 yang berlangsung selama tiga hari, Kamis (19/4) ditutup oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Barhim dalam upacara militer di Area Perairan Waduk Bili-Bili Kabupaten Gowa yang ditandai dengan pelepasan tanda peserta latihan dan penyerahan sertifikat kepada peserta latihan, acara dihadiri Para Pejabat TNI,Polri dan Muspida setempat.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim dalam sambutannya mengatakan, secara garis besar latihan yang melibatkan para awak pesawat dijajaran Lanud Sultan Hasanuddin dapat dilaksanakan sesuai rencana dengan mengoptimalkan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki.

Selanjutnya Komandan Lanud Sultan Hasanuddin menekankan kepada peserta untuk tetap memelihara dan mengembangkan terus ilmu dan kemampuan yang telah diperoleh, yang dapat bermanfaat apabila suatu saat diperlukn dalam medan yang sesungguhnya, para awak pesawat sudah siap baik secara fisik, mental maupun kemampuan. Latihan survival dasar yang telah dilaksanakan merupakan salah satu wujud fungsi dan tugas pokok Lanud Sultan Hasanuddin yang bernilai taktis, latihan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat dan posisi kemampuan serta kesiapan operasional awak pesawat Lanud Sultan Hasanuddin.

Kegiatan Latihan Survival Dasar Tahun 2012 yang melibatkan 158 personel Lanud Sultan Hasanuddin, terdiri Kolat (Komando Latihan) sebanyak 34 orang, Pelaku sebanyak 50 orang terdiri dari Awak Pesawat Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 Wing 5, Ground Crew Skadron Teknik 044 , selain juga melibatkan Staf Lanud Sultan Hasanuddin dan Staf Disops serta Saka Dirgantara Lanud Sultan Hasanuddin sebanyak 10 personel dan 16 Pelatih dari Batalyon 466 Paskhas, dengan materi latihan penyegaran teori Dasar Survival dilaksanakan di Batalyon 466 Paskhas, kegiatan Jungle Survival di laksanakan di Daerah Batu Malimpung dan kegiatan Sea Survival di laksanakan di Perairan Waduk Bili-Bili Kabupaten Gowa.

Disela kegiatan Latihan Survival Dasar, Tim Kesehatan Rumkit Lanud Sultan Hasanuddin yang dipimpim Dr.Jance, Sp.B yang stanby di Area Waduk Bili-Bili selama dua hari berhasil membantu masyarakat setempat dalam pelayanan pengobatan secara cuma-cuma yang mencapai sekitar 100 orang pasien dalam keluhan penyakit kulit, sesak nafas, batuk , pilek dan deman.

Baca juga:  Upacara 17-an Di Lanud Rembiga

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel