Berita

Latihan Survival Dasar Sekbang Terpadu A-97 dan Seknav A-13 Resmi Ditutup

Dibaca: 49 Oleh 14 Des 2018Desember 17th, 2018Tidak ada komentar
Latihan Survival Dasar Sekbang Terpadu A-97 dan Seknav A-13 Resmi Ditutup
#TNIAU 

TNI AU.  Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. Kamis (13/12) menutup secara resmi Latihan Survival Dasar Siswa Sekbang Terpadu Angkatan Ke-97 dan Seknav Angkatan Ke-13 “Elang Prayudha Pakca 2018” dalam sebuah upacara militer bertempat di Apron Base Ops Lanud Soedirman Purbalingga.  Hadir dalam upacara Penutupan Latiha Survival dasar Ketua PIA Ardhya Garini Cab.2/G. II Lanud Adisutjipto, Danlanud Soedirman, Para ZKadis, Para Pejabat di Jajaran Lanud Adisutjipto serta Ibu-ibu PIA AG Cab. 2 / G. II Lanud Adisutjipto

Dalam sambutannya Danlanud Adisutjipto  Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. mengatakan Latihan survival dasar, yang diberikan kepada para siswa Sekbang dan Seknav dengan maksud untuk membekali para calon air crew tentang pengetahuan dan ketrampilan dasar bagi setiap individu agar mampu mempertahankan hidup di darat maupun di air apabila terjadi suatu accident  penerbangan.

“Saya menekankan kepada seluruh Siswa Sekbang dan Seknav peserta latihan, untuk melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sesuai petunjuk yang ada.   Taati dan pahami seluruh aturan dan instruksi para pelatih, agar dapat melaksanakan seluruh ketentuan kegiatan sesuai dengan yang telah digariskan.  Pegang teguh sikap dan disiplin, jaga kekompakan serta saling bekerja sama.  Lembaga akan melakukan kegiatan latihan semacam ini, secara terus menerus dan berkesinambungan, sehingga segala macam perbuatan yang dilakukan saat ini, akan berdampak pada penyelenggaraan latihan selanjutnya,” ujarnya.

Baca juga:  Serah Terima Jabatan Kepala Seksi Operasi Wing I Paskhas

Sementara itu Komandan Latihan Letkol Pnb Mohammad Sugiyanto, S.T. selaku Danskadik 104 mengatakan Latihan Survival Dasar bagi para Siswa Sekbang Dan Seknav merupakan syarat multak bagi para siswa selama melaksanakan pendidikan sekbang dan merupakan bagian dari kurikulum pendidikan. Latihan survival ini pada dasarnya merupakan aplikasi dari materi yang telah diterima para siswa di kelas dan merupakan tahapan baru sebelum memasuki  kegiatan selanjutnya yaitu fase Bina Terbang, dan latihan ini merupakan modal dasar kelak apabila para siswa menjadi seorang penerbang dan navigator.

Lebih lanjut Danskadik 104 mengatakan sebelum melaksanakan survival dasar, dilaksanakan Latihan Pra Survival Dasar tanggal 5-6 Desember lalu yang digelar di sekitar Pangkalan TNI AU Adisutjipto dan Jogja Adventure Zone Skadik 104 lanud Adisutjipto. Sedangkan Latihan Survival dasar dilaksanakan tanggal 9-13 Desember di Waduk Sempor Kebumen dan Lanud Soedirman Purbalingga. Materi yang dilaksanakan meliputi jalan peta, Rapelling, kompas siang, berbivak, caraka malam, pelolosan dan penghindaran, SAR dan hoisting.

Pada kesempatan yang sama Danlanud juga meresmikan Mushola Ar Rijal yang berlokasi di Waduk Sempor Kebumen. Peresmian Mushola yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar waduk ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti serta penandatanganan dokumen yang selanjutnya diserahkan pada pihak Pemkab Kebumen.

Baca juga:  Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Sambut Wapres RI Jusuf Kalla

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel