Berita

LATIHAN SURVIVAL “ELANG MANDAU” DI LANUD SUPADIO

Dibaca: 4 Oleh 21 Feb 2014Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Ir. Novyan Samyoga secara resmi membuka Latihan Survival Dasar Elang Mandau di Apron Lanud Supadio, Jum’at (21/2). Latihan yang diperuntukkan bagi para awak pesawat dan para perwira diikuti -perwira yang terdiri dari 7 perwira penerbang, 17 perwira teknisi dan 36 perwira Staf serta didukung 39 personel sebagai Komando Latihan (Kolat), 18 pelatih dan 10 pendukung latihan dari Batalyon 465 Paskhas Brajamusti . 

Dalam sambutannya Danlanud mengatakan latihan survival yang rutin dilaksanakan bagi awak pesawat merupakan latihan yang sangat penting bagi para perwira, khususnya bagi para awak pesawat. Bagi para awak pesawat latihan ini untuk menguji kemampuan fisik dan mental bagi para awak pesawat dalam menghadapi keadaan bahaya maupun darurat. Karena dengan keadaan yang serba darurat harus mampu mengatasi situasi tersebut dengan baik. 

“Disisi lain latihan survival ini sebagai ajang melatih diri dan menambah pengetahuan para awak pesawat dan para perwira tentang cara-cara bagaimana mempertahankan hidup dari kesulitan-kesulitan, baik di darat maupun di air bila sewaktu-waktu pesawatnya mengalami masalah pada saat melaksanakan tugas operasi,” kata Danlanud. 

Baca juga:  Danlanud Lepas 1200 Peserta Fun Bike Gowes Bersama di Lanud Sulaiman

Danlanud menambahkan dalam keadaan bahaya atau darurat para awak pesawat Skadron udara 1 sebagai salah satu satuan pemukul TNI Angkatan Udara, akan selalu berada pada barisan terdepan dalam menghalau musuh yang datang. Oleh sebab itu harus mampu menguasai situasi darurat. 

Dengan latihan survival dasar ini juga dapat dijadikan sebagai bekal dasar para perwira, untuk mengikuti combat survival yang akan dilaksanakan di tingkat Koopsau I, Jakarta. ”Karena kemampuan survival tempur ini juga merupakan bagian dari profesionalisme yang perlu dikembangkan secara berlanjut khususnya para awak pesawat Skadron Udara 1,” tambah Danlanud.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel