Berita

LATIHAN SURVIVAL TEMPUR MADHI YUDHA DITUTUP OLEH KASKOOPSAU I

Dibaca: 12 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Upacara penutupan Latihan Survival Tempur Madhi Yudha tahun 2010 dipimpin oleh Kepala Staf Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Kaskoopsau I) Marsekal Pertama TNI Mochammad Barkah di Jatiluhur, Purwakarta, Kamis (20/5).

 

Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Eddy Suyanto, S.T. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kaskoopsau I mengatakan dengan berakhirnya latihan yang berlangsung selama 4 hari ini berarti, kita baru saja menyelesaikan salah satu program latihan, guna lebih meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan profesionalisme awak pesawat, serta meningkatkan Staf Makoopsau I dalam manajemen operasi dan latihan, khususnya dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian latihan Survival Tempur ” Madhi Yudha”.

 

Pangkoopsau I berharap apa yang telah saudara-saudara peroleh selama latihan, hendaknya dapat dijadikan pegangan untuk pengembangan selanjutnya, karena tiada jalan pintas untuk menjadi ”Airman ” yang profesional dan memiliki semangat serta jiwa juang yang tinggi, tanpa latihan-latihan seperti yang kita laksanakan ini.

 

Sasaran latihan yaitu terwujudnya pemahaman/penguasaan teori dan prinsip-prinsip SERE (Survival, Evasion, Resistance, dan Escape) dengan baik, dan terwujudnya kemampuan, ketrampilan dan cara bertindak yang benar dalam menghadapi keadaan darurat dalam melaksanakan SERE, serta terwujudnya kesiapsiagaan operasi awak pesawat guna menjamin keberhasilan tugas Koopsau I.

Baca juga:  HERCULES MEMECAH KEHENINGAN DI BLANG BINTANG

 

Acara penutupan ditandai dengan Penyematan tanda Brevet dan penyerahan ijasah oleh Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Mochammad Barkah kepada peserta Latihan Survival Tempur Madhi Yudha 2010.

 

Pelaku Latihan diikuti Para Penerbang dan Ground Crew yang datang dari Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Atang Sendjaja, Lanud Suryadarma Kalijati, Lanud Pekanbaru, dan Lanud Supadio Pontianak.

 

Pelajaran yang ingin dikembangkan yaitu mekanisme/prosedur permintaan pertolongan/bantuan dari para survivor kepada Tim SAR, Teknik dan taktik untuk dapat bertahan hidup dalam situasi dan kondisi emergency, dan teknik dan teknik untuk menghindar dari bahaya musuh yang menghadang serta sistem dukungan logistik untuk kelancaran pelaksanaan latihan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel