Berita

LATIHAN SURVIVAL TEMPUR “ MADHI YUDHA”

Dibaca: 4 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Pangkoopsau I) Marsekal Muda TNI Imam Sufaat, S.IP bertindak selaku Irup sekaligus membuka Latihan Survival Tempur ”Madhi Yudha” 2009 dalam rangka mendukung kesiapsiagaan awak pesawat pada pelaksanaan operasi udara di Lapangan Upacara Makoopsau I, Jakarta, Senin (22/6). Bertindak selaku Komandan Upacara Letkol Penerbang Riva Yanto. Upacara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda latihan dari Pangkoopsau I kepada masing-masing perwakilan Komando Latihan, Pelatih dan Pelaku.

 

Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Imam Sufaat dalam sambutannya mengatakan urgensi latihan Survival Tempur kali ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasi dan profesionalisme personel/satuan baik dalam masa damai maupun masa perang dan untuk meningkatkan kemampuan awak pesawat agar mampu menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan yaitu terjadinya accident, baik di darat maupun di laut untuk menyelamatkan diri, sehingga para peserta diharapkan mampu mengenali berbagai bentuk ancaman dan rintangan serta dapat mempertahankan hidup dengan memanfaatkan keadaan lingkungan atau medan yang ada, dan selanjutnya para peserta mampu berusaha mencari tempat yang aman, sehingga mudah dapat dilihat pasukan kawan yang memberikan pertolongan. Serta untuk meningkatkan kemampuan Staf Makoopsau I dalam management operasi dan latihan, terutama untuk perencanaan dan pengendalian latihan Survival Tempur ” Madhi Yudha ” 2009.

Baca juga:  Masuk WARA bisa menjadi Penerbang dan Pramugari

 

Untuk itu latihan ini, mutlak diperlukan bagi setiap insan dirgantara, sebagai bekal dalam kesiapsiagaan operasi dan profesionalisme personel, baik dalam masa damai maupun masa perang yang memenuhi resiko tinggi. Resiko atau kejadian tersebut tidak pernah kita harapkan, namun semuanya ini harus kita antisipasi dan siap menghadapi yaitu dengan latihan yang teratur, sehingga diharapkan kita tidak mengalami kesulitan, apabila resiko itu datang dan terjadi pada diri kita.

 

Latihan Survival Tempur ”Madhi Yudha” 2009 yang akan dilaksanakan selama 4 hari ini, yang mengambil lokasi di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan fisik dan mental awak pesawat di Jajaran Koopsau I, agar mampu bertahan hidup sebelum adanya pertolongan, apabila mengalami keadaan darurat di daerah musuh, serta mampu menjaga kerahasiaan dalam melaksanakan tugas operasi udara.

 

Sedangkan sasaran latihan yang bersandikan ”Madhi Yudha” ini yakni terwujudnya pemahaman atau penguasaan teori dan prinsip-prinsip (SERE) Survival, Evasion, Resistance dan Escape, dan terwujudnya kemampuan ketrampilan dan cara bertindak yang benar, dalam menghadapi keadaan darurat dan melaksanakan SERE serta terwujudnya kesiapsiagaan operasional awak pesawat guna menjamin keberhasilan tugas Koopsau I.

Baca juga:  Panglima TNI: Optimalkan Dan Jalankan Tugas Menjaga Wilayah Yurisdiksi Udara Nasional

 

Pelaku Latihan diikuti Para Penerbang dan Ground Crew yang datang dari Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Suryadarma Kalijati, Lanud Pekanbaru, dan Lanud Supadio Pontianak, berjumlah 61 dan Pelatih dan Kolat berjumlah 110 personel.

 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Edy Suyanto, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Boy Syahril Qamar, SE dan Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsekal Pertama TNI Bambang Margono.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel