Berita

Latihan Terbang Malam Latih Siswa Awareness Instrument

Dibaca: 4 Oleh 05 Mei 2015Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Latihan Terbang malam bukanlah rutinitas karena kekurangwaspadaan akan berakibat fatal dan gagalnya tujuan latihan”, Kita harus peduli dengan membangun budaya safety di setiap kegiatan yang dilaksanakan agar dalam pelaksanaan latihan, dari awal hingga selesainya program latihan. Demikian sambutan pengantar Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Imran Baidirus,SE pada acara pembukaan Latihan Terbang Malam Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan-73 dan Sekbang Angkatan-88 di Musolla Al Huda Lanud Adisutjipto. Senin, (4/5)

Acara Pembukaan Latihan Terbang Malam diawali dengan Sholat Maghrib bersama dan dilanjutkan dengan acara doa bersama serta pemotongan tumpeng oleh Komandan Lanud Adisutjipto yang disaksikan oleh Komandan Wingdik Terbang, Kadislog, Kadispers, Dan Skadik 101, Dan Skadik 102, Para Kasi, para instruktur dan siswa sekbang lainnya. Dalam latihan terbang malam, siswa Instruktur Penerbang akan menerbangkan pesawat KT-1 B Wong Bee sedangkan siswa Sekbang menerbangkan T-34 Charlie dengan mengambil area di sekitar DI Yogyakarta.

Komandan Skadik 102, Letkol Pnb Fery Yunaldi menjelaskan Latihan Terbang Malam ini diikuti oleh 14 siswa SIP dan 6 siswa Sekbang. “latihan terbang malam ini melatih siswa untuk awareness instrument sehingga dihadapkan pada situasi apapun siswa mampu menjalani “ jelas Letkol Pnb Fery. Sementara pelaksanaannya Latihan Terbang Malam dijadwalkan akan digelar selama sekitar 30 hari, mulai tanggal 4 Mei hingga tanggal 13 Juni mendatang.

Baca juga:  Tentera Udara Diraja Malaysia Datangi Lanud Atang Sendjaja

Lebih lanjut Komandan Skadik 102, Mayor Pnb Ferry Yunaldi menjelaskan Latihan Terbang Malam merupakan salah satu bagian dari serangkaian tahapan pendidikan yang wajib ditempuh oleh siswa di Sekolah Penerbang. “Siswa harus dapat melaksanakan dengan baik dan dinyatakan lulus,” ujarnya. Apabila gagal maka akan berakibat terganggunya proses pendidikan selanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Lanud juga mengingatkan pentingnya faktor Keselamatan Terbang dan Kerja. “Demi keberhasilan tugas dan kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan selamat, masing-masing pihak harus memahami, menghayati dan selalu membekali diri serta berdoa demi menjalankan keselamatan dalam menjalankan tugas, ” tegasnya.

 

Ket gambar : Siswa Sekbang (sekolah penerbang) sedang persiapan menuju pesawat T-34 Charlie dalam terbang malam sebagai salah satu prosedur dalam mengikuti jenjang pendidikan Sekbang selanjutnya, Lanud Adisutjipto Senin (4/4).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel