TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Latis Ground Controlled Intercetion di Tutup

WhatsApp_Image_2018-05-08_at_15.16.41

TNI AU. Latihan Taktis (Latis) siswa GCI (ground controlled intercetion) Angkatan ke 26 dari Pusdiklat Hanudnas (Pusat Pendidikan dan Latihan Pertahanan Udara Nasional) Surabaya berakhir hari ini (8/5).

Latis yang dimulai dari tanggal (9/4) di Lanud Iswahjudi, dan hari ini (8/5) di tutup dengan ditinjau langsung oleh Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pertahanan Udara nasional (Pusdiklat hanudnas) Kol Pnb Mukhson.

GCI adalah taktik pertahanan udara berupa station radar yang akan memberikan informasi pesawat kawan untuk menemukan sasaran. Latis GCI bertujuan untuk mempraktekkan teori yang didapatkan di kelas selama pendidikan yang telah berlangsung dari (tanggal 6 Februari – 5 Juli 2018). Latis ini dinamai Live Target.

Dipilihnya lanud Iswahjudi Menurut Danpusdiklat Hanudnas “karena Lanud Iswahjudi merupakan Lanud yang lengkap dari sarana yang kita butuhkan. Disamping ada Skadron udara juga terdapat fasilitas radar Approach” tegasnya. Harapan saya setelah latis ini profesiensi para GCI dapat semakin meningkat. Harapnya.

Siswa yang mengikuti latis ini berasal dari anggota TNI AU dari seluruh Indonesia dari jajaran Satuan Radar Komando Sektor I hingga IV. Dari jenjang kepangkatan letda hingga Mayor. Saat berada di Lanud Iswahjudi di dampngi oleh Kapten Lek Santoso yang sehari hari sebagai instruktur golongan 6.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Latis Ground Controlled Intercetion di Tutup