Berita

LATMA ELANG AUSINDO 2007

Dibaca: 12 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Latihan Bersama (Latma) antara TNI Angkatan udara dan RAAF (Royal Australian Air Force) dengan nama sandi “Elang Ausindo 2007”, Selasa (18/9) di buka oleh Kepala Staf Koopsau II Marsekal Pertama TNI Benyamin Dandel dan Atase Pertahanan Australia Kolonel Raymond Press, dalam upacara militer di Apron Galaktika Lanud Hasanuddin yang dihadiri Komandan Lanud Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Eddy Suyanto, pejabat Koopsau II, Kosekhanudnas II, Lanud Hasanuddin serta pejabat dari Kodam VII Wrb, Lantamal VI, Polda Sul-Sel dan Kepala Cabang Angkasa Pura I.

 

Latma Elang Ausindo 2007 yang dilaksanakan sampai tanggal 21 September 2007, melibatkan alat utama sistem senjata dari TNI Angkatan udara berupa empat pesawat F-16 Fighting Falcon dengan personel 116 orang, sedangkan dari RAAF melibatkan enam buah pesawat tempur jenis F-18 Hornet dengan personel 95 orang.

 

Adapun tujuan Latma Elang Ausindo 2007 adalah untuk lebih mempererat hubungan persahabatan antara TNI Angkatan Udara dengan Royal Australia Air Force (RAAF), selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan kerjasama para personel Angkatan Udara kedua negara.

Baca juga:  Upacara Tahun Baru 2015

 

Sedangkan macam dan metode dalam Latma Elang Ausindo 2007 adalah latihan taktis dengan materi latihan meliputi Dissimilar Basic Fighter Manouver (DBFM), Dissimilar Air Combat Manouver (DACM), Dissimilar Air Combat Tactic (DACT) serta Combine Strike.

 

Kepala Staf Koopsau II Marsekal TNI Benyamin Dandel mengatakan Latma Elang Ausindo 2007 sebagai wujud kerjasama antara TNI Angkatan udara dengan RAAF yang merupakan bagian dari upaya meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.

 

Sedangkan sasaran yang dicapai dalam latihan, kata Kas Koopsau II, ádalah meningkatkan jalinan persahabatan antara TNI AU dengan RAAF serta kerja sama dan saling pengertian diantara personel peserta latihan.

 

“Untuk itu saya berharap kepada peserta latihan agar dapat melaksanakan tugas latihan dengan sebaik-baiknya, perhatikan faktor cuaca dan utamakan keselamatan terbang dan kerja dalam setiap kegiatan serta tanamkan disiplin dalam berlatih sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar dan selamat,” tegas Kas Koopsau II. ***Penkoopsau II

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel