Berita

“Latma Elang Ausindo 2009”, Dilaksanakan Di Australia

Dibaca: 6 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
“Latma Elang Ausindo 2009”, Dilaksanakan Di Australia
#TNIAU 

Profesionalisme selain diperoleh melalui pendidikan, juga bisa diperoleh melalui latihan-latihan yang dilaksanakan secara berjenjang, bertahap dan berlanjut. Seperti yang dilakukan TNI Angkatan Udara dengan Angkatan Udara Australia (Royal Australia Air Force (RAAF)) kali ini yang dilaksanakan di Darwin, Australia. Untuk mendukung Latihan Bersama dilaksanakan selama empat hari (1-4/9) tersebut, Lanud Iswahjudi memberangkatkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16/Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 beserta 57 personil pendukung latihan.

 

Latihan Bersama dengan sandi “Elang Ausindo 2009”, tersebut dilaksanakan selain untuk mempererat hubungan bilateral kedua Negara, juga dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan kerjasama para personel angkatan udara kedua Negara.

 

Komandan Lanud Iswahjudi dalam sambutannya yang dibacakan Danwing 3 Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah. S.E., mengharapkan agar latihan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Karena tempat latihan merupakan daerah baru, untuk itu seluruh personil latihan harus memperhatikan unsur-unsur keselamatan terbang dan kerja (lambangja) serta melaksanakan koordinasi dengan satuan-satuan terkait dengan baik, agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Baca juga:  FIRST LANDING F-16 DI BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK

 

Sedang macam dan metode dalam latihan bersama “Elang Ausindo 2009” adalah latihan taktis dengan materi latihan meliputi Familirization, Dissimilar Basic Fighter Manouver (DBFM), Dissimilar Air Combat Manouver (DACM) serta Dissimilar Air Combat Taktic (DACT).

 

Upacara pemberangkatan Alutsista dan personil penduklung latihan dipimpin oleh Danwing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah. S.E., di Skadron Udara 3 Jumat (28/8). Hadir dalam upacara tersebut, Para Kepala Dinas, Para Komandan Satuan dan Para Pejabat Jajaran Lanud Iswahjudi.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel