Berita

LATTIS SISWA SUSJURLATA PASKHAS A-34 LANUD SULAIMAN

Dibaca: 7 Oleh 09 Agu 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Latihan praktis (Lattis) bagi siswa Kursus Lanjutan  Tamtama Paskhas (Susjurlata) Angkatan ke-34 secara resmi dibuka oleh Komandan Skadik 204 Lanud Sulaiman Mayor Psk Sumarsono di lapangan apel Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman, Bandung, Jum’at (8/08.

Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M. Si (Han),  melalui Danskadik 204 menyampaikan amanatnya agar para siswa selama melaksanakan lattis memperhatikan safety, fokus pada latihan dengan mematuhi prosedur yang berlaku, dan menjalin komunikasi dengan masyarakat . “Selain itu, hindari hal-hal yang dapat merugikan nama baik satuan maupun individu,“ kata Danskadik.

Sebelum pelaksanaan upacara, Danlanud usai paparan menyampaikan penekanan pula agar dalam pelaksanaan latganda kali ini para siswa jangan terpancing kondisi di luar dan di dalam latihan, serta cek keamanan senjata dan amunisi. Selain itu, perlu keseriusan, baik pelaku maupun pendukung, mengingat latihan ini merupakan tugas kita bersama. “Jaga keamanan personel dan senjata, tingkatkan kewaspadaan di tempat daerah latihan, dan laporkan terus situasi kondisi di sekitar tempat latihan secara berjenjang sehingga latihan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Intinya, jangan anggap remeh hal kecil yang rutin biasa dilakukan, “ tegas Danlanud.

Lattis bagi siswa Susjurlata bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan baik perorangan maupun kelompok dalam hubungan regu untuk melaksanakan taktik dan teknik pertempuran darat. Sasaran yang hendak dicapai, yaitu agar siswa dapat mempraktekkan prosedur pimpinan pasukan tingkat regu,  teknik dan taktik pertempuran darat dalam hubungan regu dan peleton dengan benar.

Menurut jadwal, lattis yang berlangsung dari  tanggal 9 hingga 15 Agustus 2014 akan dilaksanakan di daerah Lanud Sulaiman, Soreang, Culamega, Ciwidey, Cibeber, dan Sindangkerta Area. Para  siswa akan mempraktekkan  materi latihan yang telah disampaikan para instruktur meliputi kegiatan IMPK (Ilmu Membaca Peta Kompas), Patroli Keamanan, Taktik Regu Senapan, TPRAG (Taktik Pertempuran Regu Anti Gerilya), Operasi Lawan Insurjensi (OLI), menembak senjata kelompok, dan perebutan cepat. 

Baca juga:  Upacara Hari Bakti TNI AU Ke 68 Dilanud Palembang

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel