Berita

LAWATAN KELUARGA PAHLAWAN NASIONAL KE MUSEUM KALIJATI

Dibaca: 26 Oleh 19 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 Nopember 2009 mengadakan wisata ziarah ke tiga situs sejarah peristiwa penting Bangsa Indonesia yaitu ke Rengas Denglok, Kalijati dan Linggajati. Sabtu siang (12/12) sekitar 50 orang rombongan anggota IKPNI tersebut singgah ke Museum Rumah Sejarah Kalijati diterima Danlanud Suryadarma Kol Pnb Widiantoro, MBA diwakili Kapten Sus D. Agusprio Susilo didampingi Drs Ading Suherman Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Subang dan segenap pengelola museum.

 

Menurut Ketua IKPNI Hj Asyiah Hamid Baidhowi yang merupakan keluarga Pahlawan Wahid Hasyim, ziarah wisata ketiga situs penting dalam sejarah perjuangan bangsa tersebut dilaksanakan untuk menyelami latar belakang karakter, sifat, sikap, tindakan dan kebulatan tekad para pahlawan yang secara universal patut diteladani dan digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Warga Negara Indonesia. Oleh karena itu, melalui momen Hari Pahlawan IKPNI berupaya mempelajari secuplik kegiatan para tokoh pendiri bangsa di ketiga situs bersejarah tersebut. Ditambahkan Kalijati sebagai situs penting karena telah dilaksanakannya penyerahan kekuasaan (kapitulasi) Hindia Belanda dari Belanda ke Jepang tanggal 8 Maret 1942. Saat penjajahan Jepang, yang hikmah positifnya adalah pembangunan kepribadian bangsa dalam melakukan tugas negara serta ikatan persatuan yang menguat melalui penggunaan Bahasa Indonesia secara luas.

Baca juga:  Personel Lanud Rsn Ikuti Fun Run Road To Sumatra Jungle Run

 

Di Museum Rumah Sejarah Kalijati, rombongan melihat berbagai benda koleksi dan mendengar kronologis peristiwa bersejarah dari pemandu museum PNS Andam Fitria. Mereka yang terdiri dari tiga kelompok umur yaitu anak-anak, generasi muda dan dewasa dengan antusias melihat bekas-bekas kekuasaan imperium Belanda selama 350 tahun yang kandas dalam perundingan penyerahan kekuasaan di rumah bersejarah yang hingga kini masih kokoh, rapi dan terawat. Di museum tersebut terdapat koleksi foto-foto saat dan usai perundingan, meja-kursi perundingan, sebuah prasasti peringatan runtuhnya Hindia Belanda dan benda-benda koleksi lainnya.

 

Sebelum meninggalkan museum diadakan tukar-menukar cinderamata berupa plakat dari Ketua IKPNI kepada Lanud Suryadarma dan sebaliknya. Pihak IKPNI juga menyumbangkan beberapa buku bersejarah untuk menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda. Selanjutnya rombongan menuju ke Pendopo Kabupaten Subang yang dijamu Bapak Bupati dan kemudian melanjutkan napak tilasnya ke Linggajati di Kabupaten Kuningan sebagai lokasi terakhir ziarah wisata IKPNI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel