Berita

Lembaga Pendidikan Merupakan Kawah Candradimuka

Dibaca: 197 Oleh 30 Sep 2011Tidak ada komentar
Lembaga Pendidikan Merupakan Kawah Candradimuka
#TNIAU 

Lembaga pendidikan merupakan kawah candradimuka bagi personel dalam upaya peningkatan kualitas. Tentunya, personel yang mengawaki haruslah pribadi yang memiliki sikap profesional. Artinya, memiliki sikap tanggung jawab yang tinggi dalam pekerjaan pendidikan pada umumnya, dan dalam perencanaan pendidikan khususnya. Misalnya, merasa bertanggung jawab terhadap materi yang disampaikan kepada siswa, meningkatkan kompetensi, kecakapan, ketrampilan, dan menilai hasil belajar.

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P yang bertindak selaku Inspektur Upacara pada acara pembukaan pendidikan Susjurlata Jurkom Angkatan ke-9, Susjurlata Avionik angkatan ke-8, SBIT angkatan ke-40 dan Sejurba Paskhas angkatan ke-15 yang dilaksanakan di lapangan upacara staf II Lanud Sulaiman, Margahayu Bandung, Jum’at (30/9).

Dalam amanatnya Danlanud menyampaikan bahwa sebagai kekuatan matra udara, TNI Angkatan Udara harus tampil di garis depan dalam memecahkan setiap masalah, baik yang menyangkut aspek pertahanan keamanan maupun aspek kedirgantaraan. Kesemuanya itu menuntut kemampuan kita untuk dapat melihat jauh ke depan serta mengantisipasi kemungkinan- kemungkinan yang dapat terjadi dengan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Baca juga:  Olahraga Perwira Di Lanud Rsn: Tim Sepakbola Lifting Genap Tundukkan Lifting Ganjil

”Untuk itu, kepada para instruktur diharapkan agar selalu berusaha meningkatkan mutu pendidikan yang didasarkan pada tiga fokus, yaitu pendekatan kualitas, pendekatan ilmu, dan kerjasama tim. Tentunya, dengan senantiasa berorientasi kepada keberhasilan pelaksanaan tugas pokok tni angkatan udara”, kata Danlanud.

Ditambahkannya bahwa tenaga instruktur dalam aktivitasnya sehari-hari akan banyak menjumpai permasalahan di lapangan. ”Saya berharap dengan intuisi yang tajam serta kepekaan seorang instruktur diharapkan mampu memberi alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang timbul. Sehingga proses pembelajaran yang terjadi akan tercipta dua arah. Siswa bukan lagi dipandang sebagai objek melainkan ikut berperan aktif menghidupkan suasana belajar menjadi lebih produktif dan kondusif, ” tegasnya lagi.

Mengakhiri sambutannya, Danlanud mengingatkan bahwa profesionalisme seorang prajurit merupakan proses berkesinambungan yang tidak hanya diperoleh dalam waktu singkat. Untuk memperoleh seorang prajurit yang berkualitas memang tidak dilahirkan, tetapi dibentuk. Belajar adalah sebuah proses dan pengalaman panjang yang harus terus ditingkatkan melalui pengetahuan khusus, ketrampilan, pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan secara terprogram, terjadwal, dan berkesinambungan.

Baca juga:  Sesa Lanud Abdulrachman Saleh Buka Pendidikan KNIBI TNI AU A-1

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel