Berita

LEMHANNAS & LANUD ATS BANTU WARGA PANDANSARI

Dibaca: 8 Oleh 09 Jul 2013Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Pangkalan TNI Atang Sendjaja bersama Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL-PPRA XLVI menggelar Bakti Sosial (Baksos) membantu masyarakat Desa Pandansari, kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor. Selasa (9/7).

Baksos ini dipusatkan di kediaman salah satu Alumni Lemhannas di Desa Pandansari, Kampung Sawah RT01/07 Kecamatam Ciawi disekitar lingkungan Masjid Assyaidah Khodija.

Baksos berupa sunatan massal bagi 35 anak yang mayoritas warga setempat, pengobatan umum dan pengobatan gigi bagi 297 orang yang disiapkan namun karena antusias warga pengobatan umum mencapai 450 orang. Masyarakat juga mendapat santunan dan bingkisan.

Acara yang dihadiri Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsekal Pertama TNI Eko Supriyanto, Laksanamana Pertama TNI Surya wiranto, serta para alumni dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Instansi Sipil, para pejabat Lanud Ats dan Komandan Wingdikum Kolonel Pnb Arif widiyanto, hadir juga Letkol Kes Dr Agustino, Karumkit Lanud Atang Sendjaja,

Laksamana Pertama TNI Lucky Ali Morfiqin mewakili ketua Penitia Komandan Lanud Atang Sendjaja dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka hari bakti ke 66 TNI AU, peringatan ke 50 Wanita Angkatan Udara (Wara) dan Alumni Lemhannas ke 35.

Baca juga:  Terobosan Pia AG Cabang16/DaerahI Lanud Maimun Saleh Membuat Kota Sabang Menjadi Pulau Pelangi Melalui Kegiatan Karya Bakti.

“Kegiatan ini juga hasil kerja sama dengan Yonkes TNI AD, aparat dan Pemdes setempat, kegiatan ini sudah rutin dilakukan sebagai salah satu bentuk bakti kepada masyarakat dan diharapkan kegiatan tersebut dapat bermamfaat, jelasnya.

“Kami sengaja memilih Desa Pandansari karena daerahnya cukup terpencil terhalang jalan tol. Dan memang di desa Pandansari masih banyak warga yang memerlukan bantua.” Imbuhnya.

Kegiaatan yang bertema “Dilandasi nilai peristiwa 29 Juli 47 TNI AU bertekat meningkatkan darma baktinya kepada bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia”.

Tema tersebut diambil untuk mengingatkan peristiwa 66 tahun silam, sekitar tahun 1947, dimana para pelopor TNI AU (Komodor Udara Saat itu Agustinus Adisutjipto, Adisoemarmo, Abdulrachman Saleh) yang tengah berada di dalam pesawat VT CLA membawa obat-obatan dari pemerintah Malaya tersebut gugur sebagai kusuma bangsa akibat pesawat yang ditumpanginya di tembak jatuh pesawat tentara agresor Belanda, Pesawat jatuh dan terbakar di desa Ngoto Yogyakarta dalam mengemban misi kemanusiaan.

Berdasarkan nilai-nilai perjuangan yang terlukis dalam peristiwa itu, maka pimpinan TNI AU menetapkan tanggal 29 Juli sebagai Hari Bakti TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  T-50i Golden Eagle Latihan Solo Aerobatic

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel