TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Letkol Pnb Supriyanto Jabat Danskadron Udara 1

DSC_8443
TNI AU. DSC_8441Komandan Skadron Udara 1 Wing Udara 7 Lanud Supadio Pontianak yang sebelumnya di jabat oleh Lekol Pnb  Agung Indrajaya, kini dijabat oleh Letkol Pnb Supriyanto.
Serah terima jabatan Komandan Sakdron 1 tersebut dilaksanakan di apron Lanud Supadio, Rabu (25/4) pagi, dan dipimpin langsung oleh Danlanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo, S.Ip
Menurut Danlanud, pejabat lama, Letkol Pnb Agung Indrajaya akan menempati jabatan baru yang lebih tinggi. Sementara Danskadron yang baru, merupakan penerbang yang cukup lama mengawaki Skadron Udara 1.
“Sehingga, saya berkeyakinan pejabat barui bisa melaksanakan tugas dengan baik,”kata Danlanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo saat di wawancarai usai gelar sertijab tersebut di Lanud Supadio.

DSC_8342

Danlanud mengatakan, pergantian jabatan merupakan hal yang biasa dan sangat penting dalam rangka penyegaran organisasi. Rotasi jabatan kata dia tidak hanya bertujuan untuk pembinaan karir. Tetapi jug sekaligus untuk melanjutkan regenerasi estafet kepemimpinan.
“Saya berharap kepada pejabat yang baru ini, bisa melanjutkan apa yang sudah di gariskan komandan skadron yang lama, dan meningkatkan kinerja dan dinamika organisasi, sehingga tugas-tugasnya berjalan dengan baik,”harapnya.
Menurut Danlanud, tugas Komandan Skadron sangat berat. Perananya pun sangat penting dalam melaksanaan tugas  TNI AU secara umum.
Skadron 1 Wing Udara 7 Lanud Supadio  mengawaki pesawat tempur Hawk 100/200. Skadron  di tempatkan di Pontianak, karena wilayah ini dianggap sangat stategis.
“Kita tau bahwa Kalbar ini sangat strategis. Di utara kita berhadapan Laut Cina Selatan. Kemudaian ada ALKI, ada perbatasan dan corong utara,”ungkapnya.
Karena itu,  peran Skadron Udara 1 sangat dibutuhkan untuk mengcover pengamanan wilayah perbatasan, sekaligus  memback-up pertahanan udara.

DSC_8420

“Skadron ini menyiapkan sutu flight yang standbay 24 jam untuk mengawasai wilayah udara Kalimantan secara spesifik. Hal itu di lakukan  untuk memastikan wilayah udara kita aman, sehingga warga pun tenang,”jelasnya.
Unit pesawat tempur yang di miliki saat ini kata Danlanud memang sudah relatif sudah lama beroperasi di lingkungan TNI AU. “Karena itu kita berharap akan ada regenrasi pesawat tempur yang lebih baru,”katanya.
“Ini masih dalam kajian TNI AU. Keberadaan pangkalan pun akan lebih di perkuat dengan pesawat tempur yang lebih moderen,”tandasnya.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Letkol Pnb Supriyanto Jabat Danskadron Udara 1