Berita

Lettu Pnb Reza A dan Lettu Kal Ramdhani Terbaik Suspa Lambangja Dan Suspa Humas

Dibaca: 27 Oleh 08 Jul 2011Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Lettu Pnb Reza Alkautsar, Perwira dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makasar, akhirnya dinyatakan sebagai siswa lulusan terbaik dalam mengikuti pendidikan Suspa Lambangja (Kursus Perwira Keselamatan Terbang dan Kerja) angkatan ke 30. Sedangkan siswa lulusan terbaik Suspa Humas angkatan ke-8 diraih oleh Lettu Kal Ramdhani dari Lanud Tarakan. Presatasi tersebut diraih berkat dari ketekunan, kerja keras, dan motivasi belajar yang tinggi serta disiplin dari yang bersangkutan selama mengikuti pendidikan.

Kedua Pendidikan tersebut ditutup oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Wingdikum Letkol Sus Adi Susanto, Ah.Mg mewakili Komandan Wing Pendidikan Umum (Danwingdikum) Kolonel Nav Toto Boedihadjo, S.H, Jum’at, (8/7), di gedung serba guna Skadik 502, Halim, Jakarta. Acara ditandai dengan penanggalan tanda siswa, penyerahan ijazah dan pemberian penghargaan oleh Kadisops kepada Lettu Pnb Reza Alkautsar siswa terbaik Suspa Lambangja juga kepada Lettu Kal Ramdhani siswa terbaik Suspa Humas. Acara dihadiri para undangan dari Dispenau, Dislambangjaau, Disdikau, Disminpersau, Kodikau, Lanud Halim P, Danskadik 502 Mayor Adm Adang Sudradjat, Danskadik 504 Mayor Kes Ners Syahrir, Danskadik 505 Letkol Sus Drs Sugihartono, para perwira staf Skadik 502 serta para undangan lainnya.

Baca juga:  PAPSMEAR SANGAT DIBUTUHKAN OLEH KAUM IBU

Danwingdikum dalam sambutannya yang dibacakan Kadisops Wingdikum Letkol Sus Adi Susanto, Ah.Mg mengatakan, keselamatan penerbangan dan kerja bagi TNI AU merupakan pembinaan kemampuan tempur atau combatreadiness. Oleh karena itu sasaran terakhir keselamatan penerbangan dan kerja adalah terpeliharanya dan meningkatnya potensi kekuatan dan kemampuan tempur TNI AU melalui pembinaan terhadap unsur – unsur personel, materiil, media, misi dan manajemen. Untuk mewujudkan tugas-tugas tersebut diperlukan pembinaan kekuatan dan kemampuan guna mencegah kerugian personel, materiil serta fasilitas lainnya melalui sistem pembinaan pencegahan kecelakaan penerbangan dan kerja.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menjawab dinamika perkembangan lingkungan strategis global diperlukan sumber daya manusia yang mampu mengkomunikasikan dan mentransformasikan kinerja TNI Angkatan Udara, baik di lingkungan internal TNI dalam rangka pembangunan soliditas satuan, maupun kepada lingkungan eksternal TNI dalam rangka pencitraan TNI Angkatan Udara, sehingga dimanapun TNI Angkatan Udara berada dan bertugas senantiasa menyatu dalam kemanunggalan dengan rakyat, kata Danwingdikum.

Pendidikan Suspa Lambangja diikuti oleh 19 orang perwira, 3 diantaranya berpangkat Kapten, 15 orang Lettu dan 1 orang berpangkat Letda. Sedangkan Suspa Humas diikuti oleh 14 orang Pama (Perwira Pertama), meliputi 2 orang berpangkat Kapten, 8 orang Lettu dan 4 orang berpangkat Letda. Kedua pendidikan ini dilaksanakan di Skadik 502, Halim P, berlangsung selama dua bulan atau delapan minggu. Pada saat latihan praktis (lattis) para perwira siswa Lambangja mengadakan kunjungan ke KNKT dan maskapai penerbanan Garuda Indonesia. Sedangkan perwira siswa Humas melaksanakan kunjungan ke media cetak dan elektronik yaitu MNCTV, dan Harian Pelita. Kunjungan tersebut sebagai upaya untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi para perwira siswa.

Baca juga:  357 Alumni SMA dan SMK Angkasa Lanud Husein Sastranegara Ikuti Rekrutmen PT. Nutrifood

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel