Berita

Libatkan Komunikasi Dalam Proses Pembelajaran

Dibaca: 49 Oleh 02 Okt 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Dengan melibatkan proses komunikasi antara pendidik dan peserta didik, maka hubungan kesetaraan antara instruktur dan peserta didik diharapkan dapat melahirkan paradigma baru. Dengan hubungan kesetaraan yang sama- sama belajar, para instruktur kelak dapat menampilkan karakteristik pendidik yang mampu memotivasi dan menginspirasi peserta didiknya untuk menularkan sikap, kepribadian, dan berperilaku sebagaimana mestinya sebagai tenaga pendidik.

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P pada amanat tertulisnya yang dibacakan Kadisops Letkol Lek Taufik Hari Wicaksono yang bertindak selaku inspektur upacara pada penutupan pendidikan Suspagumil ( Kursus Perwira Guru Militer) Angkatan ke-42 yang dilaksanakan di lapangan upacara staf II Lanud Sulaiman. dengan dihadiri para kepala dinas, komandan skadik, dan para pejabat dari satuan samping seperti Makorpaskhasau, depohar 40 dan depohar 70. (Jum’at, 28/9 ).

Lebih lanjut Danlanud menegaskan bahwa para lulusan yang kini menyandang sebagai guru militer, kelak harus bersemangat memberikan keyakinan kepada para peserta didiknya bahwa mereka akan memperoleh kecakapan berfikir tinggi, kritis dan cakap dalam memecahkan masalah, sebagai bagian dari proses pengembangan mental dan kepribadian prajurit yang sapta marga. Pahamilah bahwa pengetahuan yang terbina dengan baik, akan melahirkan berbagai kreativitas.

Danlanud mengharapkan agar setelah para lulusan menyelesaikan pendidikan, dapat menjadi tenaga pendidik atau instruktur dalam berbagai bidang penugasan, tidak saja di lembaga pendidikan namun di satuan-satuan operasional. ”Oleh karena itu, kepada para lulusan, saya harapkan agar tambahan ilmu pengetahuan yang didapat selama mengikuti pendidikan ini terus dikembangkan, agar saudara-saudara memiliki bekal yang lebih kuat lagi, yang bisa mendasari kemampuan saudara sebagai tenaga pengajar”, kata Kadisops.

Kapten Adm Stefanus Wisnu Candra (Kasi Minpers Lanud Rembiga) ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik. Para lulusan menempuh pendidikan di Skadron Pendidikan 201 Lanud Sulaiman selama empat bulan dengan total jam pelajaran 646 jam .

Baca juga:  WARA TINGKATKAN PROFESIONALITAS DENGAN LOMBA MENEMBAK

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel