Berita

LO Kodam XVI Menjadi Pengawas Program Cetak Sawah Nasional di Maluku Utara

Dibaca: 34 Oleh 06 Sep 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Berdasarkan perjanjian kerjasama antara Kementrian Pertanian dengan TNI tentang pembukaan lahan dan cetak sawah nasional RI, di provinsi Maluku dan Maluku Utara telah dilaksanakan program kegiatan cetak sawah TA 2016 untuk meningkatkan produksi padi nasional. Program tersebut dikerjasamakan oleh Dinas Pertanian wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan jajaran Komando Daerah Militer XVI Pattimura, semenjak bulan januari 2016. Dikarenakan begitu luasnya target sasaran lahan di wilayah Maluku dan Maluku Utara, maka diterjunkan Tim Pengawas dan Peninjau keseluruh Kabupaten di wilayah tersebut.

LO AU Kodam XVI Pattimura, Kolonel Pnb Imam Subekti, S.T.,MIR. Turut mendapat tugas dari Pangdam XVI Pattimura sebagai tim pengawas dan peninjau pada sasaran cetak sawah baru TA 2016 di Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara. Wilayah pengawasan program cetak sawahnya meliputi area lahan seluas 651 hektar yang terpencar dalam 2 kecamatan, meliputi 6 spot lahan di desa Warudu, desa Aha, desa Darame, desa Sambiki, desa Sabala, dan desa Kenari Jaya.

Terpisah spot-spot lahan diseluruh wilayah tersebut, serta kondisi wilayah yang jauh dari jalur transportasi umum warga cukup merepotkan tim pengawas. Namun demi tugas negara untuk meningkatkan produksi pertanian padi nasional, LO AU Kodam XVI Pattimura memberikan supervisi kepada Dandim Tobelo yang membawahi Kabupaten Morotai dan turun langsung kesemua area tanggung jawabnya. LO AU berupaya secara aktif mendorong serta mengarahkan jajaran Komando wilayah Kodim Tobelo di Koramil Daruba dan Koramil Bere Bere untuk bersama-sama kelompok tani binaanya mempercepat proses cetak lahan sawah dan penyiapan penanaman.

Baca juga:  MEMPERINGATI HUT KE 47 KOHARMATAU, DEPOHAR 30 GELAR SYUKURAN

Dalam setiap kesempatan pertemuan dengan kelompok tani dan jajaran komando toritorial wilayah Koramil Daruba dan Bere Bere, LO AU Kodam XVI memberikan arahan untuk segera mempercepat cetak sawah dengan tahapan land clearing, leveling, dan rotating/pembajakan menggunakan alat berat dan alat pertanian yang disediakan Kodam. Selanjutnya petani harus segera memanfaatkan lahan yang telah dibuka dengan menyebar bibit tanaman dan menabur obat anti rumput diatas lahan. Hal ini mengingat memasuki awal September musim hujan segera datang, para petani dibawah supervisi babinsa harus segera memanfaatkan momentum terbaik persiapan masa tanam padi. Selanjutnya LO AU meminta jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Morotai untuk segera mendistribusikan bibit padi dan pupuk serta obat-obatan tanaman bantuan dari pemerintah pusat.

“Waktu terus berputar, masa tanam segera tiba dimusim penghujan, oleh karena itu seluruh lahan yang sudah siap jangan dibiarkan menganggur, segera tanam benih dan atur aliran air hujan. Jangan sampai terkejar tumbuhnya semak dan rumput liar, yang bisa membuat program dengan anggaran pusat ini sia-sia begitu saja, tidak memberikan manfaat bagi rakyat Morotai”. Demikian arahan LO AU Kodam XVI Pattimura disetiap pertemuan dengan Kelompok Tani dan jajaran Koramil-Koramil di Morotai.

Baca juga:  Ratusan Prajurit Lanud Sultan Hasanuddin Meriahkan Hut Ke-67 KOOPSAU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel