Berita

LOKAKARYA PASIS SESKOAU 47

Dibaca: 8 Oleh 18 Jun 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Untuk mewujudkan The First Class Airforce maka setiap prajurit TNI AU harus memilki pemahaman dan penghayatan mendalam mengenai Airmanship agar dapat memahami peran masing-masing dalam penugasannya. Hal itu dikatakan Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Ign Basuki dalam sambutannya ketika membuka lokakarya Pasis Seskoau angkatan ke-47 di Bangsal Srutasala Seskoau Lembang Bandung Barat, (17/6).

Selanjutnya menurut Komandan Seskoau bahwa peningkatan pemahaman Airmanship bukan hanya tugas penerbang dan crew semata namun juga organisasi TNI AU. Karena Airmanship mencakup seluruh personel yang bekerja dalam rangkaian proses dunia penerbangan.

Sementara itu Mantan Kasau Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim yang bertindak sebagai pemrasaran berpendapat, dalam membangun Airmanship ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dan satu sama lain tidak bisa dipisahkan yaitu Knowledge ( ilmu pengetahuan), Skill (Keterampilan) dan Attitude (Sikap). Seorang Airman harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai penerbangan. Pengetahuan bersifat dinamis karena itu harus terus dipelajari dan diperdalam baik dengan belajar maupun dengan pengalaman. Pengetahuan yang memadai merupakan modal dasar keterampilan (Skill). Sedangkan Sikap (Attitude) bersifat spesifik pada jiwa seseorang dan berhubungan dengan pengambilan keputusan seseorang yang harus diambil. .Dari ketiga hal tersebut akan menghasilkan Capabilities (kemamapuan) bagi seorang Airman. Membangun Airmanship dasarnya adalah “disiplin” , tanpa disiplin, membangun jiwa Airmanship tidak akan berjalan dengan baik, ujar Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim.

Baca juga:  Latihan Prayuda Merak Sakti XXXVII Resmi Ditutup

Sedangkan menurut Aspers Kasau Marsekal Muda TNI Rodi Suprasodjo, Jiwa Airmanship harus dimiliki oleh insan Angkatan Udara. Apapun latar belakangnya, baik penerbang, Teknik, elektronik, pembekalan, kesehatan, pasukan maupun administrasi harus berfikir dan berorientasi kepada operasi penerbangan, bagaimana agar penerbangan dapat berjalan dengan baik dan selamat, demikian Aspers yang menjadi pemrasaran pada lokakarya Pasis Seskoau.

Pelaksanaan lokakarya berlangsung selama satu hari, dan ditutup langsung Komandan Seskoau Marsda TNI Ign Basuki, dengan mengambil tema ” Membangun Jiwa Airmanship di Kalangan Prajurit TNI AU Guna Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Dalam Rangka Mewujudkan The First Class Airforce”. Hadir dalam acara tersebut Wadan Seskoau, Para Pejabat, Para patun dan Undangan sebagai peninjau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel